September 8, 2026
17:20
Search for:
log tm panjang
banner-promo-1120-wu-1-1.png
  • Beranda
  • Metropolitan
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum dan Politik
  • Investigasi
  • Opini dan Edukasi
  • Entertain dan Sport
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Menu
  • Beranda
  • Metropolitan
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum dan Politik
  • Investigasi
  • Opini dan Edukasi
  • Entertain dan Sport
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Skip to content
  • Home
  • Utama
  • Kapolda Banten Tegaskan Angkutan Tambang Wajib Taati Aturan Jam Operasional
  • Utama

Kapolda Banten Tegaskan Angkutan Tambang Wajib Taati Aturan Jam Operasional

Avatar Redaksi Mei 13, 2026 3 minutes read
Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H.

Serang – Kapolda Banten, Hengki, memimpin Rapat Koordinasi terkait pembatasan jam operasional kendaraan angkutan tambang mineral bukan logam dan batuan di wilayah hukum Polda Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Crisis Center Polda Banten pada Selasa (12/05/2026).

Rapat dihadiri Wakapolda Banten Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta dan Kapolres jajaran, Kasatlantas, Kabagbinopsnal, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten, serta perwakilan OPD Provinsi Banten.

Dalam arahannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa jajaran lalu lintas diminta melakukan pengawasan dan penindakan secara konsisten terhadap kendaraan angkutan tambang yang masih beroperasi di luar jam operasional yang telah ditetapkan.

“Kepada seluruh Kasatlantas jajaran agar melaksanakan pengawasan dan penindakan secara konsisten dan berkelanjutan terhadap kendaraan angkutan tambang yang beroperasi di luar jam operasional,” tegas Hengki.

Kapolda juga menekankan bahwa pelaksanaan penertiban di lapangan akan mendapat dukungan personel Sabhara guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun perlawanan saat proses penindakan berlangsung.

Selain itu, Hengki menyoroti pentingnya keterlibatan perusahaan tambang dan pemilik usaha galian C dalam menjaga ketertiban operasional kendaraan angkut.

“Kami akan mengumpulkan para pengusaha tambang dan pemilik usaha batu agar ikut membantu menjaga ketertiban. Jangan hanya menjual material, tetapi juga mengatur jadwal kendaraan angkut agar tidak melanggar jam operasional,” ujarnya.

Kapolda Banten juga menegaskan bahwa kendaraan yang beroperasi di luar jam operasional, tidak layak jalan, mati KIR, tidak menggunakan pelat nomor kendaraan, maupun tidak memenuhi persyaratan teknis akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Arief Kurniawan menyampaikan bahwa kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) masih menjadi salah satu penyebab kemacetan, kerusakan jalan, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, dalam pelaksanaan penertiban di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah kendala, seperti kendaraan yang sengaja memblokir jalan, sopir meninggalkan kendaraan, hingga parkir sembarangan saat dilakukan penindakan.

“Meski demikian, jajaran Ditlantas Polda Banten terus melakukan sosialisasi dan penegakan hukum, baik melalui tilang manual maupun sistem ETLE terhadap kendaraan pelanggar. Selain itu, banyak kendaraan yang awalnya sesuai spesifikasi pabrikan namun dimodifikasi sehingga kapasitas muatan melebihi ketentuan,” jelas Arief.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan OPD terkait menjelaskan bahwa kewenangan perizinan angkutan disesuaikan dengan wilayah operasional kendaraan. Jika lintasan operasional mencakup antarprovinsi maka menjadi kewenangan kementerian, sedangkan operasional dalam satu provinsi menjadi kewenangan gubernur.

Perwakilan OPD Provinsi Banten juga menyampaikan bahwa aturan jam operasional kendaraan angkutan sebenarnya telah diberlakukan. Namun, di lapangan masih ditemukan aktivitas pengangkutan di luar ketentuan. Untuk mendukung penertiban, pihak OPD telah menerbitkan surat edaran terkait penyediaan lokasi parkir bagi kendaraan angkutan tambang.

Dalam rapat koordinasi tersebut, seluruh instansi terkait sepakat memperkuat penertiban kendaraan ODOL secara terpadu melalui pendataan kendaraan angkutan dan perusahaan tambang, pengawasan uji KIR, peningkatan patroli jalur distribusi material tambang, hingga penegakan hukum secara tegas dan terukur.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta melindungi masyarakat dari dampak kendaraan ODOL di wilayah Banten.(**)

Editor:Ebn

Info Penulis

Avatar

Redaksi

editor

See author's posts

Bagikan

Post navigation

Previous: Rakor Kementerian ATR/BPN Bersama KPK dan Pemerintah Daerah se-Sultra, Hasilkan Komitmen Pencegahan Korupsi dan Peningkatan Ekonomi Daerah
Next: Publik Tagih Ketegasan Polda Banten Bongkar Jaringan Tambang Batu Bara Ilegal Cihara Hingga ke Akar

Berita Terkait

IMG-20260908-WA0042
  • Berita TNI/POLRI
  • Daerah
  • Utama

Respons Cepat Ditres Siber Polda Jateng, Dua Perempuan Hilang Ditemukan di Kabupaten Bandung

Avatar Redaksi September 8, 2026 0
Screenshot_2026-09-08-04-53-27-066_com.picsart.studio-edit
  • Metropolitan
  • Utama

Ikut Padamkan Api di Gunungan Sampah Galuga, Bupati Rudy: Pak Kadis Damkar, Saya Tidak Akan Pulang Sebelum Api Bisa Padam

Avatar Redaksi September 7, 2026 0
IMG-20260908-WA0010
  • Metropolitan
  • Utama

Sebaran Api Makin Mendekati Titik Kumpul Sampah, Damkar Bersama Petugas Gabungan Terus Upaya Padamkan Api di Pinggir Lahan TPAS Galuga

Avatar Redaksi September 7, 2026 0

Recent Posts

  • Respons Cepat Ditres Siber Polda Jateng, Dua Perempuan Hilang Ditemukan di Kabupaten Bandung
  • Wali KotaCirebon Pramuka Bukan Sekadar Hafal Dasa Darma Tapi Wujudkan Empati Dan Berdaya Cipta
  • Ikut Padamkan Api di Gunungan Sampah Galuga, Bupati Rudy: Pak Kadis Damkar, Saya Tidak Akan Pulang Sebelum Api Bisa Padam
  • Sebaran Api Makin Mendekati Titik Kumpul Sampah, Damkar Bersama Petugas Gabungan Terus Upaya Padamkan Api di Pinggir Lahan TPAS Galuga
  • Diduga Imbas Kemarau Panjang, Api Lalap Hamparan Gambut Dekat TPAS Galuga Kabupaten Bogor

Recent Comments

  1. Benny mengenai LPK-RI Cirebon Dampingi Korban Dugaan Penipuan Berkedok Pelatihan Kapal Pesiar Lapor ke Polresta Cirebon
  2. X mengenai LPK-RI Cirebon Dampingi Korban Dugaan Penipuan Berkedok Pelatihan Kapal Pesiar Lapor ke Polresta Cirebon
  3. Redaksi mengenai Diduga Kabid (PNF) kabupaten Bogor Membela (PKBM-PKBM) Yang Nakal Dan Membenarkan Ijazah Yang Dikeluarkan oleh Salah Satu PKBM Belum Pada Waktunya
  4. Redaksi mengenai Warga RT 05 MC.Timur Buka Warung Amal untuk Mendukung Peserta Pawai Ta’aruf MTQ 2025
  5. Rusman mengenai Warga RT 05 MC.Timur Buka Warung Amal untuk Mendukung Peserta Pawai Ta’aruf MTQ 2025

Copyright ©2026.Tabloid Mantap.