Salah satu warga (lansia) yang harus menempuh jarak cukup jauh untuk bisa dapat air bersih. (Foto/Adi)
TM Pandeglang – Kekeringan parah melanda tiga desa di Kecamatan Cadasari, Pandeglang, yaitu Desa Tapos, Desa Koranji, dan Desa Kaduela. Selama sebulan terakhir, warga kesulitan mendapatkan air bersih dan terpaksa membeli air dari truk tangki seharga Rp 350 ribu per tangki.
Beberapa warga juga bergantung pada mata air Gunung Karang dan air dari musala setempat, meski debit airnya terus menurun. Desa Koranji mencatat bahwa 11 kampungnya terdampak krisis ini, namun hingga kini belum ada bantuan air bersih yang diterima.
Saprudin, Kasi Kesejahteraan Sosial Desa Koranji, menyatakan, “Sudah hampir sebulan kami mengalami kekeringan. Warga terpaksa menempuh jarak dua kilometer untuk mendapatkan air, dan banyak yang harus membeli air dari truk tangki.”
Rohayati, warga Kampung Putat, juga mengeluhkan kesulitan air. “Susah sekali dapat air, terutama untuk keluarga dengan anak kecil. Pengambilan air dari musala pun dijadwalkan per jam,” katanya.
Info Penulis
BagikanPages: 1 2