Wartawan atas nama Richard Purba yang merasa sudah keluar dari AIPBR tapi namanya masih tercantum dalam draft struktur organisasi tersebut. (Foto/Tim)
Menyikapi kondisi tersebut, Kabid Ilham saat menerima dua perwakilan insan jurnalis yang datang mengatakan prihal administrasi persyaratan pendukung untuk menerima hibah telah terverivikasi. Adapun list struktur yang diterima pun diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum Organisasi yang terbentuk ikhwal adanya kejadian pelecehan marwah insan pers di Kabupaten Bogor itu.
“Prihal kelengkapan dan keabsahan syarat administrasi kami diskominfo nyatakan telah terpenuhi (lengkap). Dan prihal soal ada nama yang dimaksudkan jadi persoalan, kiranya itu bisa diselesaikan secara internal,” imbuh Kabid Ilham.
Dalam pernyataan resminya, Kabid Ilham pun menegaskan tetap menampung masukan dari teman-teman wartawan atas keluhan yang telah disampaikan. Kabid pun mengatakan akan lebih mengevaluasi prihal organisasi insan pers yang disampaikan untuk kedepan.
“Saya pastikan akan kita evaluasi. Dan untuk kedepan akan kita stop dulu urusan dengan AIPBR,” tandas Kabid disaksikan dua insan jurnalis berikut Kasie diruangannya.
Mendapat statetment dari Kabid, Hero Akbar (Moses) mengapresiasi ketegasan sikap dari Kabid Ilham menyikapi dugaan adanya pencatutan nama yang dilakukan oleh organisasi tersebut.
“Kita hormati ketegasan pak Kabid. Dan akan kita kawal secara bersama pernyataan sikapnya itu,” ujar Moses.
Ditemui ditempat berbeda, salah satu pengurus organisasi yang sedang menjadi buah bibir dikalangan jurnalis itu membantah tudingan akan adanya pencatutan nama.
“Kalau soal yang sedang ramai dibicarakan itu sih sifatnya karena kurang terjalin komunikasi yang baik aja. Kedepan kita rencana akan mengundang untuk duduk bareng sambil ngopi untuk meluruskan mis komunikasi tersebut,” ungkap salah satu pengurus organisasi AIPBR saat ditemui di Kantor Sekertariatnya, Kamis (3/10/24) dalam percakapan santai.
Sebelumnya, awak media ini sebetulnya telah diajak bertemu oleh Ketua Umum dari AIPBR untuk bisa mendapat keterangan. Namun, prihal belum adanya kesesuaian waktu, pertemuan dengan Ketum dari organisasi tersebut masih belum terjadi. (RDI)
Info Penulis
BagikanPages: 1 2