TMCirebon – Orangtua Siswa SDN I Durajaya yang keberatan dengan adanya Dugaan Pungli 250 Ribu persiswa kini semakin bertambah, sehingga ini menjadikan Tim Saber Pungli Polresta Cirebon sebagai alat bukti dan saksi baru.
“Saya wali murid SDN I Durajaya merasa keberatan dengan adanya pungutan dan saya keberatan,” ucap TH dalam video yang di kirimkan salah satu Orangtua siswa ke WhatsApp Awak Media, Senin sore (14/08/23).
Hal serupa juga di katakan SA yang juga merasa keberatan atas adanya dugaan pungutan di SDN I Durajaya Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon.
Ketika Awak Media bermaksud memberikan nama-nama serta alamat Orangtua siswa SDN I Durajaya yang mengeluhkan pungutan tersebut kepada Tim Saber Pungli Polresta Cirebon, Selasa (15/08/23) di Kantornya, Tim Saber pungli memang sudah menunggu kedatangan Awak media karena sebelumnya sudah memberi kabar janji bertemu.
“Mana nama-nama dan alamat Orangtua siswanya? karena itu sebagai alat bukti dan saksi baru dalam proses Dugaan Pungli di SDN I Durajaya, insya Allah habis peringatan HUT RI kita turun kembali ke orangtua siswa tersebut untuk meminta keterangan,” ucap Tim Saber Pungli.
Seperti di beritakan sebelumnya, bahwa SDN I Durajaya Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon di Duga telah lakukan pungutan liar sebesar 250 Ribu persiswa dari kelas 1 sampai kelas VI yang berjumlah 406 siswa.
Banyak Orangtua siswa mengeluhkan atas Dugaan Pungli tersebut, sehingga sampai di laporkan ke Tim Saber Pungli Polresta Cirebon beberapa waktu lalu. (Mahmud)