Dua kontestan yang telah mendaftar secara resmi ke KPUD untuk mengikuti kontestasi pemilihan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala daerah Kabupaten Bogor. (Foto/TM)
TM Kab Bogor – Resmi mendaftarnya pasangan Rudy Susmanto-Ade Ruhandi (Jaro Ade) menjadi suguhan angin segar untuk masyarakat Kabupaten Bogor. Keputusan mengkolaborasikan dua sosok nama besar duet Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy-Jaro Ade menjadi satu pasangan merupakan wujud mengedepankan aspirasi warga daripada mementingkan egoistik politik.
“Walau berimplikasi terhadap kurangnya paslon yang dihadirkan untuk dipilih oleh pemilih nanti, namun kami meyakini paslon Rudy Susmanto-Jaro Ade merupakan pasangan (duet) terbaik untuk Kab Bogor,” ungkap Rendy N Mamesah selaku Aktivis media dan skaligus pemerhati masyarakat yang berdomisili di Kab Bogor, kepada media ini, Jumat (30/8/24).
Rendy juga mengatakan, bersatunya Rudy Susmanto-Jaro Ade yang diusung oleh koalisi partai politik, Gerindra, Golkar, Nasdem, Demokrat, PKB, PPP, PAN dan PKS, dan gabungan partai politik non parlemen (PNP), dapat turut menurunkan tensie politik perpecahan antar pendukung dalam mendukung setiap para kandidat yang didukung.
“Saya pun menilai duet Rudy Susmanto-Jaro Ade ini menjadi salah satu peredam akan adanya perpecahan yang dapat memecah belah antar pendukung fanatik dari, seperti yang terjadi pada Pilpres lalu. Maka itu gak salah kalau kita maknai duet Rudy-Jaro Ade merupakan paslon solusi, solusi untuk berbagai persoalan di Kab Bogor, termasuk yang tadi saya sampaikan yaitu perpecahan,” urai dia.
Kepala Divisi Humas wadah organisasi Perusahaan PERS MIO Indonesia sekaligus Pimpinan TM Group itu juga mengapresiasi adanya rekonsiliasi diantara partai pengusung hingga terealisasinya putusan jalan bersama (Rudy Susmanto-Jaro Ade) untuk membangun dan mengembangkan Kabupaten Bogor secara bersama dengan perahu yang sama, seperti salah satu taglinenya, yang ingin menjadikan Kabupaten Bogor Istimewa.
Rendy pun berharap berbagai proses kontestasi yang akan dijalankan kedepan pada Pilkada 27 November 2024 mendatang dapat turut dijadikan pencerdasan politik untuk setiap para calon pemegang Hak Pilih, masyarakat kabupaten bogor secara keseluruhan.
“Pastinya kita sama-sama berharap setiap proses demokrasi melalui kontestasi Pilbup 2024 mendatang dapat diimplementasikan oleh setiap kandidat Paslon yang berkontestasi untuk memberikan pendewasaan dan pencerdasan politik untuk kita semua para Pemilik Hak Suara. Salahsatunya dengan orasi-orasi yang konstruktif, terukur, dan relevan untuk diwujudkan oleh para calon,” kata dia.
Info Penulis
BagikanPages: 1 2