Screenshoot podcast Wilson Lalengke dengan Maya Agustina. (Foto/SC)
Maya menceritakan bahwa awal pernikahannya dengan Wisnu sangat bahagia, meskipun terdapat perbedaan prinsip. Wisnu, menurutnya, adalah sosok yang perfeksionis dan memiliki gangguan obsessive compulsive disorder (OCD). Di sisi lain, Maya lebih bersifat sosial dan aktif di berbagai kegiatan anak-anak.
Namun, perubahan dalam diri Wisnu mulai terasa sejak 2013, ketika ia terlibat dalam dunia trading setelah menjual apartemennya. Situasi semakin memburuk ketika Wisnu mulai bekerja di perusahaan teknologi multinasional, Oracle, pada 2015.
“Setelah dia bekerja di Oracle, sikapnya berubah. Dingin, tidak lagi perhatian seperti dulu, bahkan mulai menolak kontak fisik. Saat saya minta cium, dia menolak. Saya tanya kenapa, dia hanya diam,” kata Maya.
Kecurigaan Maya semakin menguat pada 2015 ketika ia menemukan pesan-pesan mencurigakan di ponsel suaminya yang mengindikasikan adanya hubungan dengan perempuan lain.
Maya mengungkap bahwa pada 2022, ia mendapat informasi dari seseorang bernama Kartika yang menyebutkan bahwa Wisnu telah tinggal bersama wanita lain di Ritz-Carlton Residence. Awalnya, Maya tidak percaya, tetapi setelah menggali lebih dalam, ia menemukan bukti berupa kunci apartemen serta transaksi keuangan yang mengarah pada kebenaran klaim tersebut.
Ia juga mengaku telah beberapa kali menerima ancaman pembunuhan dari suaminya. “Saya takut kalau saya bongkar ini, saya akan dibunuh. Karena sudah beberapa kali diancam mau dibunuh oleh suami saya,” katanya.