September 30, 2026
01:35
Search for:
log tm panjang
banner-promo-1120-wu-1-1.png
  • Beranda
  • Metropolitan
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum dan Politik
  • Investigasi
  • Opini dan Edukasi
  • Entertain dan Sport
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Menu
  • Beranda
  • Metropolitan
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum dan Politik
  • Investigasi
  • Opini dan Edukasi
  • Entertain dan Sport
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Skip to content
  • Home
  • Utama
  • Proyek Rehabilitasi Drainase Jalan Sunan Kalijaga, Kondisi Pemansangan U-Ditch Jadi Perhatian
  • Utama

Proyek Rehabilitasi Drainase Jalan Sunan Kalijaga, Kondisi Pemansangan U-Ditch Jadi Perhatian

Avatar Redaksi September 28, 2026 3 minutes read

LEBAK — Pekerjaan rehabilitasi pedestrian dan drainase di Jalan Sunan Kalijaga, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, yang bersumber dari APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2026, menjadi sorotan. Selain persoalan informasi pada papan proyek yang sebelumnya dipertanyakan, kondisi pemasangan saluran beton pracetak atau U-Ditch di sejumlah titik juga menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaian metode pelaksanaan dengan spesifikasi teknis.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (27/9/2026), terlihat sejumlah U-Ditch terpasang dengan elevasi yang tidak seragam. Pada beberapa titik, terdapat bagian saluran yang tampak mengalami penurunan serta celah pada sambungan antarunit.

Proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp4,68 miliar tersebut dikerjakan oleh PT Azka Bangun Konstruksi dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender. Sementara PT Sies Konsultama tercatat sebagai konsultan pengawas.

Sebelumnya, keberadaan dan kelengkapan informasi pada papan proyek juga menjadi perhatian. Papan informasi proyek semestinya memberikan informasi yang jelas mengenai pekerjaan kepada masyarakat, termasuk nama kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, konsultan pengawas, serta waktu pelaksanaan sesuai dokumen kontrak.

Kondisi U-Ditch Dipertanyakan

Pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan drainase masih berlangsung. Material hasil galian terlihat berada di sekitar saluran yang belum seluruhnya tertutup sehingga kondisi pemasangan U-Ditch dapat diamati secara langsung.

Di beberapa titik, posisi antarunit terlihat tidak berada pada elevasi yang sama. Sebagian sambungan juga tampak memiliki celah.

Seorang pengguna jalan yang melintas dan melihat proses pekerjaan tersebut mengaku memperhatikan proses pemasangan U-Ditch.

Menurutnya, setelah dilakukan penggalian, U-Ditch langsung dipasang tanpa terlihat adanya lapisan dasar sebelum unit saluran ditempatkan.

“Setelah pengerukan tanah di sepanjang Jalan Sunan Kalijaga, langsung dipasang U-Ditch. Saya tidak melihat ada lapisan dasar atau lantai kerja terlebih dahulu,” ujarnya kepada wartawan.»

Ia juga mempertanyakan kondisi sambungan antarunit.

“Ada yang terlihat turun dan ada yang renggang. Sambungannya juga tidak terlihat diberi material perekat, kemudian langsung dilakukan pengurukan,” katanya.»

Namun, keterangan tersebut merupakan pengamatan pengguna jalan dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai pelanggaran spesifikasi teknis.

Perlu Dicocokkan dengan Dokumen Kontrak

Dalam pekerjaan saluran menggunakan beton pracetak seperti U-Ditch, metode pemasangan perlu mengacu pada gambar kerja (shop drawing), spesifikasi teknis, metode pelaksanaan, serta ketentuan dalam kontrak.

Beberapa aspek yang perlu diperiksa antara lain kondisi dasar galian, lapisan bedding atau alas, kebutuhan lantai kerja, ketepatan elevasi dan kemiringan saluran, metode penyetelan posisi unit, detail sambungan, serta proses urugan kembali dan pemadatan.

Karena itu, kondisi U-Ditch yang terlihat tidak sejajar atau memiliki celah pada sambungan belum dengan sendirinya membuktikan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Kepastian teknis membutuhkan pemeriksaan terhadap dokumen kontrak dan pemeriksaan lapangan oleh pihak yang berwenang.

Apabila setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan bahwa metode pemasangan, elevasi, bedding, sambungan, atau pemadatan tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat berpengaruh terhadap fungsi drainase dan kinerja konstruksi.

Kontraktor dan Konsultan Pengawas Belum Memberikan Penjelasan

Hingga berita ini ditulis, PT Azka Bangun Konstruksi selaku pelaksana dan PT Sies Konsultama selaku konsultan pengawas belum memberikan penjelasan mengenai metode pemasangan U-Ditch, kondisi lapisan dasar, sistem penyambungan, proses leveling, serta tahapan urugan dan pemadatan.

Pihak terkait juga perlu menjelaskan apakah kondisi pemasangan yang terlihat di lapangan merupakan bagian dari tahapan pekerjaan yang masih akan diperbaiki atau telah sesuai dengan metode dan sp.(Rusli)

Info Penulis

Avatar

Redaksi

editor

See author's posts

Bagikan

Post navigation

Previous: Dari Permainan hingga Pohon Harapan, WMA #02 Jadi Ruang Anak Panti Mengekspresikan Mimpi
Next: Deteksi Dini Kesehatan Siswa, Puskesmas Panggarangan dan Bayah Gelar CKG di Sekolah Rakyat

Berita Terkait

IMG-20260929-WA0020
  • Daerah
  • Utama

Jalin Sinergi Lewat Olahraga PN Sumber Gelar Laga Persahabatan Kontra PN Majalengka

Avatar Redaksi September 29, 2026 0
WhatsApp-Image-2026-09-29-at-17.35.47-1536x1152
  • Daerah
  • Utama

15 Motor Listrik Perkuat Penanganan TBC Dan Kusta Di Kabupaten Cirebon

Avatar Redaksi September 29, 2026 0
  • Utama

16 Berkas Tanah Wakaf di Bojongmanik Siap Didaftarkan

Avatar Redaksi September 29, 2026

Recent Posts

  • Jalin Sinergi Lewat Olahraga PN Sumber Gelar Laga Persahabatan Kontra PN Majalengka
  • 15 Motor Listrik Perkuat Penanganan TBC Dan Kusta Di Kabupaten Cirebon
  • 16 Berkas Tanah Wakaf di Bojongmanik Siap Didaftarkan
  • HUT ke-81 PMI Pemkot Cirebon Bantu Penanganan Kekeringan Dan Penguatan Bulan Dana
  • Polres Kuningan Sebar Personel Siaga Pagi Hadirkan Pelayanan Pengaturan Lalu Lintas Demi KamseltibCarlantas

Recent Comments

  1. Benny mengenai LPK-RI Cirebon Dampingi Korban Dugaan Penipuan Berkedok Pelatihan Kapal Pesiar Lapor ke Polresta Cirebon
  2. X mengenai LPK-RI Cirebon Dampingi Korban Dugaan Penipuan Berkedok Pelatihan Kapal Pesiar Lapor ke Polresta Cirebon
  3. Redaksi mengenai Diduga Kabid (PNF) kabupaten Bogor Membela (PKBM-PKBM) Yang Nakal Dan Membenarkan Ijazah Yang Dikeluarkan oleh Salah Satu PKBM Belum Pada Waktunya
  4. Redaksi mengenai Warga RT 05 MC.Timur Buka Warung Amal untuk Mendukung Peserta Pawai Ta’aruf MTQ 2025
  5. Rusman mengenai Warga RT 05 MC.Timur Buka Warung Amal untuk Mendukung Peserta Pawai Ta’aruf MTQ 2025

Copyright ©2026.Tabloid Mantap.