Gambar hanya ilustrasi
TM Jawa Timur,- Peristiwa kebakaran mengerikan mengguncang Kabupaten Situbondo dini hari tadi. Sebuah tempat kerajinan mebel milik Imam Efendi (40) di Dusun Krajan, Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, dilahap si jago merah tepat pada pukul 02.30 WIB.
Menurut laporan dari tim Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) BPBD Kabupaten Situbondo, api pertama kali terlihat menyala dari gudang mebel. Nari (60), tetangga Imam Efendi yang saat itu sedang tidur, terbangun dan langsung melihat kobaran api. Dengan panik, Nari berteriak minta tolong, membangunkan Imam Efendi dan memicu kepanikan di seluruh dusun.
Tanpa ragu, Imam Efendi bersama warga lainnya bergegas untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, berpacu dengan waktu untuk mencegah api menyebar lebih luas. Suasana mencekam semakin terasa dengan hadirnya dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) yang tiba beberapa saat kemudian. Dalam kondisi genting tersebut, Camat Kendit, Faishol Afandi, SH, turut hadir di lokasi, menunjukkan betapa seriusnya peristiwa ini.
Penyelidikan awal dari BPBD menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang. “Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, namun beruntung tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini,” ujar seorang anggota Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo.
Peristiwa ini meninggalkan duka dan trauma mendalam bagi warga Dusun Krajan, serta menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di tengah pemukiman.
(Ibre)