TM Lebak – Suasana penuh khidmat, haru, dan keceriaan menyelimuti kegiatan Taswiran dan penutupan sementara pengajian anak-anak TPQ Al-Khoir yang berlokasi di Padjajaran Bamboo Residence, Kabupaten Lebak. Sabtu, (14/02/2026)
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus menjadi momentum evaluasi, refleksi, dan apresiasi atas proses pembelajaran para santri selama satu periode terakhir.
Sejak awal acara, para santri tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan penuh penghayatan oleh salah satu santri, dilanjutkan dengan penampilan hafalan surat-surat pendek, doa-doa harian, serta nasyid islami yang menambah semarak suasana. Kehadiran para ustadz dan ustadzah, orang tua santri, serta tokoh masyarakat setempat semakin mempererat nuansa kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Panitia kegiatan, Ustadz Ade, dalam sambutannya menyampaikan bahwa taswiran ini bukan hanya sekadar seremoni penutupan sementara menjelang Ramadhan, tetapi juga menjadi ajang untuk melihat perkembangan kemampuan anak-anak dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa keberhasilan santri tidak lepas dari kerja sama antara pengajar dan orang tua.
“Kami berharap anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah. Apa yang telah dipelajari selama ini semoga menjadi bekal berharga dalam kehidupan mereka,” ujar Ustadz Ade.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Ade juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh orang tua santri dan santriwati agar terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anaknya. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga konsistensi belajar mengaji dan menghafal Al-Qur’an, terutama selama bulan Ramadhan. Menurutnya, keberlanjutan pembelajaran di rumah sangat menentukan perkembangan spiritual dan karakter anak.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk terus membimbing dan memotivasi anak-anak agar tetap mengaji dan menghafal Al-Qur’an di rumah. Dukungan penuh dari keluarga adalah kunci agar semangat belajar mereka tidak terhenti,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan ucapan, “Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua.”
TPQ Al-Khoir yang mengusung semangat “Membumikan Al-Qur’an: Mencetak Generasi Cerdas dan Berakhlakul Karimah” terus berkomitmen membina generasi muda agar tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami maknanya serta mengamalkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Program pembelajaran yang diterapkan meliputi tahsin (perbaikan bacaan), tahfidz (hafalan), pengenalan doa-doa harian, praktik ibadah, serta pembentukan karakter islami sejak usia dini.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga memberikan penghargaan kepada sejumlah santri yang menunjukkan perkembangan signifikan dalam bacaan dan hafalan Al-Qur’an. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kemampuan dan semangat belajar mereka.
Pengurus TPQ Al-Khoir turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan agama anak-anaknya. Sinergi antara pengajar dan wali santri dinilai sangat penting dalam membentuk generasi Qur’ani yang tangguh dan berakhlak mulia. Kebersamaan ini diharapkan terus terjalin, terutama dalam mendampingi anak-anak menjalankan ibadah puasa dan memperbanyak amalan selama bulan Ramadhan.
Penutupan sementara kegiatan pengajian dilakukan selama bulan Ramadhan agar para santri dapat lebih fokus menjalankan ibadah puasa bersama keluarga. Meski demikian, para pengajar tetap mengimbau agar anak-anak tidak berhenti belajar dan tetap melaksanakan murajaah hafalan secara mandiri di rumah.
Dengan terselenggaranya kegiatan taswiran ini, TPQ Al-Khoir berharap semangat kebersamaan, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta nilai-nilai keislaman semakin tertanam kuat dalam diri setiap santri. Menyambut Ramadhan 1447 H, TPQ Al-Khoir optimistis dapat terus berperan aktif dalam mencetak generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlakul karimah, serta menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, dan bangsa. (Bn)

