
RANGKASBITUNG – Masyarakat Kabupaten Lebak kini bisa bernapas lega terkait isu kesehatan di wilayahnya. Polemik mengenai kelangkaan obat yang sempat menjadi kekhawatiran di RSUD Dr. Adjidarmo kini resmi dinyatakan berakhir.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak bergerak cepat memastikan seluruh sistem pelayanan kembali berjalan normal demi menjamin hak kesehatan masyarakat.

Obat Kembali Tersedia, Distribusi Dipastikan LancarKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra, menegaskan bahwa kekosongan obat yang sempat terjadi murni akibat kendala teknis pada pihak distributor.
Ia menjamin bahwa saat ini pasokan obat, terutama obat-obat esensial, sudah kembali tersedia di gudang farmasi rumah sakit.
“Kelangkaan obat yang dikeluhkan selama ini terjadi karena keterlambatan pengiriman. Namun, saat ini stok sudah tersedia dan distribusi kembali normal. Kami terus berkoordinasi agar pasokan ke depannya tetap lancar tanpa kendala,” ungkap Eka, Memberikan kepastian bagi para pasien dan keluarga.

Dinkes Pasang Badan untuk Kualitas PelayananSenada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan, Endang Komarudin, menegaskan bahwa publik tidak perlu khawatir mengenai kualitas penanganan di RSUD.
Menurutnya, Dinkes tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan pengawasan melekat terhadap kinerja rumah sakit pelat merah tersebut.Endang menyatakan bahwa Dinkes adalah bagian yang tidak terpisahkan dari RSUD, sehingga tanggung jawab atas kenyamanan pasien sepenuhnya berada di bawah pengawasan mereka.
“Kami pastikan pelayanan di RSUD akan terus membaik. Dinas Kesehatan adalah bagian dari RSUD, sehingga baik atau buruknya pelayanan di sana juga merupakan tanggung jawab dan kewenangan kami. Kami akan membantu habis-habisan agar pelayanan kepada masyarakat jauh lebih maksimal,” tegas Endang.
Masyarakat Diajak Proaktif: “Jangan Ragu Melapor”Sebagai bentuk transparansi dan jaminan keamanan bagi publik, Dinkes Lebak juga membuka pintu komunikasi seluas-luasnya.
Jika masyarakat masih menemukan kendala di lapangan atau merasa tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya, Endang meminta warga untuk segera melaporkannya kembali ke pihak Dinas Kesehatan.”Kami pastikan, jika ada keluhan masyarakat terkait pelayanan, sampaikan kepada kami. Kami akan tindak lanjuti demi kenyamanan bersama,” tambahnya.
Harapan Baru Pelayanan Kesehatan LebakDengan komitmen nyata dari jajaran pimpinan Dinas Kesehatan ini, publik kini memiliki pegangan kuat bahwa krisis obat dan kendala pelayanan telah ditangani secara serius.
Meski pengawasan mandiri oleh masyarakat tetap diperlukan, langkah proaktif Dinkes dalam menjamin ketersediaan logistik medis menjadi sinyal positif bahwa pelayanan di RSUD Dr. Adjidarmo telah kembali ke jalur yang benar.
Kini, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak ragu untuk mengakses layanan kesehatan, karena pemerintah daerah telah berkomitmen penuh untuk hadir di tengah-tengah kepentingan rakyat.(Rusli)