Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Petani Sarang Walet Nusantara (PPSWN) Benny Suryo Sabath Hutapea. (Foto/Tim)
Indonesia Penghasil Terbesar Sarang Burung Walet
Menurut Benny Hutapea, saat ini Indonesia adalah penghasil terbesar, budidaya sarang burung walet di Dunia. Bahkan, pada 4 Mei 2021 Presiden Jokowi melakukan rapat terbatas perihal sarang burung walet.
“Dalam hubungan bilateral negara, pada 27 juli 2023 Presiden Indonesia dan Cina menghasilkan kesepakatan kerjasama terkait ekspor walet Indonesia-Cina. Kesepakatan hasil pertemuan ini ditanda-tangani Presiden Jokowi dan Presiden Xi Jinping,” terang Benny Hutapea.
Sementara di era saat ini, petani budidaya sarang burung mengalami krisis. Hal ini disebabkan harga jual sarang burung walet mengalami penurunan drastis 2.5 juta per/kilo.
“Para petani budidaya mengikuti arahan Bapak Presiden Prabowo untuk dapat melakukan hilirisasi bahan baku siap saji. Dimana untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor,” ujar Benny Hutapea.
Namun kata dia, Perusahaan-perusahaan budidaya sarang burung walet (Procesing) mendapat sanksi pengiriman oleh GACC Cina. Regulasi Pemerintah Cina ini sangat menghambat para petani, sehingga terjadi PHK puluhan ribu karyawan saat ini.
“Kami berharap hadirnya Pemerintah sebagai fasilitator, yang juga mampu menjadi bapak asuh sebagai pendorong kemajuan para petani walet. Sehingga dapat menjadi problem solver stabilisasi harga dan sanksi ekspor,” tukas Benny Hutapea.
Terakhir kata dia, Perkumpulan Petani Sarang Walet Nusantara (PPSWN) menyampaikan, keluh kesah kami atas kondisi industri Sarang Burung Walet di NKRI. Dimana diharapkan semakin lama akan semakin tumbuh kembali, terutama eksportasi produk Sarang Burung Walet ke negara Cina dan negara lainnya.
“Kalau produksi industri Sarang Burung Walet berjalan dengan baik. Mulai dari pembibitan, pemeliharaan, pemanenan, dan pengembangan produksi, serta pemasaran. Maka akan banyak menyerap tenaga kerja dan meningkatkan penghasilan negara dalam sektor pajak ekspor,” pungkas Benny Hutapea menceritakan suka-duka menjadi seorang petani Sarang Burung Walet. (red)
Info Penulis
BagikanPages: 1 2

