Musyarawah Anggota khusus Ikatan Ahli Konstruksi Indonesia (IAKI) Foto/RDI.

Pernyataan tersebut seirama dengan Ir Bani Haeki selaku Sekjend IAKI yang menegaskan komitmen kepengurusan IAKI di periode saat ini untuk mengibarkan sayap-sayap organisasi di total 38 Provinsi sebagai wujud nyata turut mensukseskan program pembangunan tingkat pusat dan daerah.
“Formatur kepengurusan DPP insyallah segera akan kami rampungkan, agenda pengukuhan Ketua dan Pengurus DPD kita kebut perumusannya. Termasuk membuat AHU Kemenkumham sebagai payung hukum IAKI Periode Tahun 2025-2024 dan agenda nasional audiensi dengan Kemen PU dan Kemen Perumahan akan segera kita fokuskan pasca putusan aklamasi musyawarah khusus yang bersejarah ini,” ungkapnya.
Sekjend IAKI juga mendorong para ahli maupun pelaku konstruksi di berbagai daerah untuk bisa bergabung dengan wadah IAKI untuk bersama membangun bangsa. “Kita juga membuka program menghadirkan sertifikasi konstruksi setara dengan lembaga yang mengeluarkan sertifikasi resmi bagi para calon anggota dari IAKI,” tegasnya.
Penyerahan bendera petaka dari Pimpinan sidang kepada Ketua Umum IAKI terpilih Ir. Herri Suryadi Samosir, M.Si., M.T., IPM., ASEAN Eng sebagai Ketua Umum Periode Tahun 2025-2030 menjadi seremonial penutupan acara Musyawarah Khusus IAKI (Ikatan Ahli Konstruksi Indonesia) Periode Tahun 2025-20230. (RDI)
Info Penulis
BagikanPages: 1 2