Cilacap, — Pekerjaan pemasangan bronjong di Sungai Cilopadang Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
Warga menilai pembangunan tersebut sangat penting untuk menjaga kondisi lingkungan sekaligus mempertahankan struktur tanah pemukiman warga dari abrasi sungai Cilopadang.
Salah satu warga, Trisno, mengungkapkan harapannya agar pemasangan bronjong tidak berhenti di titik saat ini, melainkan dapat terus dilanjutkan hingga ke titik lainnya yang rawan abrasi. Menurutnya, hal tersebut penting guna mencegah longsor atau erosi.
“Harapannya bisa dilanjutkan sampai ke semua titik lokasi rawan longsor supaya warga tetap aman dan tidak merasa was-was akan terjadinya longsor di sekitar pemukiman warga”, ujarnya.Senin, (27/04/2026)
Pekerjaan pemasangan bronjong ini dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy (BBWS Citanduy) melalui OP SDA 2 yang bekerja sama dengan pelaksana lapang, H. Tato. Di lapangan, pelaksanaan proyek dilakukan dengan mengedepankan standar kualitas dan kuantitas sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Pelaksana lapangan saat ditemui di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjalankan pekerjaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari BBWS Citanduy. Ia juga berharap proyek tersebut dapat terus berlanjut mengingat pentingnya perlindungan pemukiman dari longsor bagi warga.
“Kami mengutamakan kualitas pekerjaan sesuai SOP, dan berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi bibir sungai Cilopadang di wilayah tersebut sebelumnya mengalami pengikisan akibat derasnya arus air, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pemasangan bronjong, diharapkan dapat menahan laju air dan mengurangi risiko erosi atau longsor.
“Dengan adanya bronjong ini, diharapkan dapat mencegah erosi yang bisa menyebabkan longsor, terutama di sekitar pemukiman warga,” ungkapnya.
Pemasangan bronjong ini menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga stabilitas tebing sungai serta melindungi struktur tanah pemukiman, sehingga aktivitas masyarakat di Desa Mulyasari dapat tetap berjalan dengan aman dan lancar.
April