Razia Gabungan Dan Tes Urine 41 Warga Binaan Lapas Kelas II Pati. (23/9/2026)
TM PATI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati melaksanakan razia gabungan dan tes urine sebagai langkah deteksi dini serta upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, Selasa (22/9) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut melibatkan jajaran Lapas Pati bersama personel Kodim 0718 Pati, Polresta Pati, Dokpol, dan Brimob Pati. Razia diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pati, Suprihadi, dilanjutkan dengan pengarahan teknis kepada seluruh petugas agar pelaksanaan berjalan humanis, tegas, dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di kamar hunian Blok A, B, dan C, meliputi pemeriksaan badan warga binaan, barang-barang pribadi, kamar hunian, hingga lingkungan sekitar blok. Petugas turut melakukan penyisiran pada sejumlah titik rawan seperti sela-sela teralis, kamar mandi, tempat tidur, serta lokasi yang berpotensi digunakan untuk menyembunyikan barang terlarang. Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang. Seluruh barang temuan kemudian didata, didokumentasikan, dan diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain razia, sebanyak 41 warga binaan mengikuti tes urine yang diawasi oleh tenaga medis dari Lapas dan kepolisian, dengan seluruh hasil dinyatakan negatif. Kalapas Pati, Suprihadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajaran Lapas Pati dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif. “Kami terus berkomitmen melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Razia ini bukan semata-mata mencari barang terlarang, tetapi juga memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan. Kami mengapresiasi sinergi seluruh aparat yang terlibat, dan ke depan pengawasan akan terus kami tingkatkan,” tegas Suprihadi.
Editor : Ds Chandra