Siapa Pengkhinatnya? Dari penulusuran awak media diperoleh informasi terkait pernyataan dan laporan salah kader PDIP yang jugan mantan Anggota DPRD Purwakarta periode 2014-2019 yang juga Wakil Ketua DPC PDIP Purwakarta bernama Yadi Nurbahrum. Dalam surat bermaterai yang ditujukan kepada DPP PDIP itu ditulis;
Dengan ini saya dalam keadaan sehat, sadar dan setelah bermusyawarah dengan keluarga dan pembicaraan dengan Ketua DPD PDI Perjuangan, saya menyatakan dan memberikan kesaksian dengan sebenarnya, demi tegaknya AD/ART dan kepentingan partai.
Saya membuat pernyataan dan laporan ini sebagai bentuk ingin tetap menjadi kader PDI Perjuangan yang taat pada aturan AD/ART partai dan ingin menyampaikan kebenaran yang saya ketahui, yaitu;
Saya tahu bahwa dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Purwakarta, PDI Perjuangan sulit bergerak, tidak kompak dan menjadi bahan cemoohan di internal dan eksternal partai, karena terjadi pembusukan dan penghianatan dari internal partai PDI Perjuangan yang dilakukan oleh oknum pengurus DPC dan oknum anggota Fraksi PDI Perjuangan.
Karena oknum tersebut bukanya mendukung paslon dari PDI Perjuangan untuk Pilkada Bupati dan Gubernur, melainkan mendukung Pasion lain dengan sengaja.
Dugaan Bagi-bagi Duit dari Paslon Lain? Yadi juga mengurai, bahwa pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2024 sekitar jam 14.00 saya diminta datang oleh teman bernama bapak Asep Milah (mantan Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta) untuk datang ke rumahnya dan setelah bertemu bersama-sama menuju ke rumah bapak Ujang Rosadi (Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Fraksi PDÌ Perjuangan).
Sesampainya ditempat bapak Ujang Rosadi di Kecamatan Darangdan ternyata sedang ada acara masak-masak liwetan karena katanya mau ada tamu. Tidak lama datang rombongan tamu yang ternyata adalah bapak Abang ijo Hapidin (Calon Wakil Bupati/ Paslon Nomor 01 yang diusung oleh partai lain dan tidak lama kemudian datang ibu Novita (anggota DPRD Purwakarta Fraksi PDI Perjuangan) bersama suami dan kakaknya.
Dan saya baru tahu mereka sudah janjian karena Abang ljo Hapidin habis kampanye di daerah Dapil ibu Novita di Kecamatan Plered. Di rumah bapak Ujang Rosadi dibicarakan bahwa atas arahan Ketua DPC PDI Perjuangan agar bertemu di rumah Ketua Fraksi PDI Perjuangan (Ibu Lina Yuliani) untuk membahas dukungan anggota Fraksi PDI Perjuangan ke paslon 01 (Zeinjo).
Di rumah bapak Ujang Rosadi saya menyaksikan bapak Ujang Rosadi menerima uang dari Abang ijo Hapidin sebagai bantuan masak dan dukungan suara ke Paslon 01. Sekitar habis magrib saya bersama ibu Novita, dan sejumlah pendukung 01 lainnya berangkat ke rumah ibu Lina Yuliani di Kecamatan Purwakarta,
Tidak lama setelah sampai di rumah ibu Lina Yuliani, juga datang ibu Ina Herlina (anggota Fraksi PDI Perjuangan), maka ada 4 anggota Fraksi PDI Perjuangan berkumpul (ibu Lina Yuliani, Ibu Ina Herlina, Ibu Novita dan Bapak Ujang Rosadi).
Di rumah ibu Lina Yuliani di Kota Purwakarta, disampaikan oleh Abang Ijo Hapidin dan sejumlah pendukung 01 lainnya bahwa pertemuan ini didukung dan atas ijin Ketua DPC PDIP Purwakarta bapak Sutisna, bahkan ada Tim 9 Pemenangan PDI Perjuangan sudah bergabung ke paslon 01.
Selain itu, Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang hadir diminta tidak bergerak untuk memenangkan pasIon 03 pada Pilkada Kabupaten yang diusung PDI Perjuangan (Anne Ratna Mustika dan Budi Hermawan) dan Paslon 02 Gubernur Jawa Barat (Jeje dan Ronald) yang didukung oleh PDI Perjuangan.