TMBekasi – Pembagian maupun penerimaan Hewan Qurban yang didapat dari tiap-tiap perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi, Kesra (Kesejahteraan Masyarakat) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga tidak transparansi dan terkesan ditutup – tutupi. Hal ini membuat Sekjen Ormas Singa Bekasi, Yusuf angkat bicara, pasalnya petugas lapangan pembagian hewan Qurban (staf Kesra) saat dikonfirmasi terkait data pembagian dan penerimaan dari pihak perusahan tidak dapat ditunjukan atau diperlihatkan secara terbuka.
“Karena hewan Qurban ini kan sedekah atau CSR (Corporate Social Responsibility) dari sebuah perusahaan yang diperuntukkan bagi warga masyarakat Kabupaten Bekasi, seharusnya terbuka saja. Kok ini setiap ditanya selalu tidak tahu dan pergi begitu saja, seakan menghindar bahkan dikantor Kesra sendiri saja susah untuk mencari informasi”, tegasnya, Kamis (5/6/2025).
Sejak hari kemarin, masih Yusuf, bahwa dirinya ingin mencari informasi terkait data tersebut, bahkan Afan (staf Kesra) sendiri susah untuk diajak bertemu. Dia hanya bisa dihubungi lewat telpon maupun pesan WhatsApp saja dan itu pun selanjutnya tidak memberikan respon lagi.
“Seharusnya tidak seperti itu, contohnya seperti kemarin ada warga yang telah mengirimkan proposal penerimaan ke Kesra, yang sudah hampir satu bulan dari salah satu Masjid yang ada di wilayah Sukatani sampai marah-marah dan akhirnya diduga membawa sapi tersebut ke atas mobil tanpa ada rekomendasi atau yang ditugaskan dilapangan seakan tidak tahu, ini sangat kurang bagus”, ucapnya.
Karena, kata Usup, disaat orang tersebut sudah diberitahukan bahkan diminta untuk menemui Afan salah satu staf Kesra dilapangan, Afan sendiri tidak ada dilokasi, hanya komunikasi lewat pesan WhatsApp dan menghindar terkesan mengumpat. “Ini kan konyol, malah orang tersebut diminta untuk di ACC ke Bupati, masa harus balik lagi ke Bupati. Sedangkan Bupati kan punya kesibukan tersendiri, ini sih seakan membuang permasalahan, kalau gitu kan kasihan orang sudah jauh-jauh datang nyatanya seperti dipermainkan “, imbuhnya.
Plh Kesra Kabupaten Bekasi, Akam dan petugas pelaksana pembagian hewan Qurban, Afan (staf Kesra) saat dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp oleh awak media sampai berita ini ditayangkan belum memberikan jawaban. (Red)




