Pj Bupati Brebes Ir Djoko Gunawan MT. (Foto/Tim)
Djoko berpesan, karang taruna harus kembali ke marwah sesungguhnya, harus bisa menjadi lembaga kontrol sosial para pemuda juga harus menjadi lembaga kreativitas pemuda, dan tidak ketinggalan harus bisa menjadi lembaga spirutualis para pemuda.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Brebes Saefudin Trirosanto menyampaikan, kegiatan ini agenda rutin yang harus dilakukan di masa akhir periode, bukan hanya menjadi evaluasi bersama tapi mampu menciptakan pemimpin yang akan membawa arah karang taruna jauh lebih baik.
“Alhamdulillah saya selama lima tahun kebelakang bersama teman-teman sudah maksimal membangkitkan Karang Taruna Brebes, atas kekompakannya selama ini merupakan prestasi cukup baik,” tuturnya.
Lanjut Asef, demikian sapaan akrabnya, sebelumnya karang taruna di Brebes tidak segaung dan kompak seperti sekarang ini. Kini hampir 90 persen karang taruna di desa bisa aktif kembali. Inilah yang dijaga dan perkuat kembali, karena mempertahankan lebih susah daripada membangun.
“Saya titipkan kepada teman-teman, siapa pun yang terpilih itu kader terbaik, membangun dan berkontribusi tidak harus menjadi ketua atau menjadi pengurus inti, tapi justru ketulusan dan jiwa besar pengabdian pemuda jauh lebih mulia daripada ambisi jadi seorang pemimpin,” tutupnya.
Perwakilan Karang Taruna Provinsi Jawa Tengah Sachrul Pamuji Utomo menyampaikan, pembangunan di desa masing-masing banyak, kalau di kota hampir tidak ada yang bisa dikembangkan. Di Brebes masih banyak potensi pembangunan, baik dari sektor wisata dan lainnya.
“Monggo musyawarah dijalankan semestinya untuk memilih pemimpin dan mencetuskan ide maupun gagasan terbaik, kawan-kawan bisa bersinergi dan bergotong-royong,” pungkasnya. (Red)
Info Penulis
BagikanPages: 1 2