Pendiri Jurnalis dari kiri ke kanan, Nana Asmara, Cakra Langit, M Yusuf Abrag, Dian Pecko dan Rendy Mamesah. (Foto/RDI)
Menekankan implementasi pemikiran kritis bersifat konstruktif sebagai identitas organisasi yang akan dikomandoi, Yusuf Abrag optimis JBR akan terus mengedepankan profesionalisme dalam bentuk mendorong unsur integeritas, kualitas dan kapabilitas dari setiap anggota pada saat menjalankan kegiatan jurnalistik baik dengan mengatasnamakan organisasi maupun individu.
“JBR akan kita dorong sebagai organisasi wartawan yang profesional dengan lebih mendorong kesantunan, kepatutan yang akan dikemas dengan integeritas berkualitas untuk terus menjaga nama baik organisasi di mata masyarakat dan maupun pihak lainnya. JBR pun akan diiringi dengan berbagai ketentuan internal yang menjadi protap untuk menangkal gaya atau tindak indisipliner sebagai bagian dari organisasi saat menjanlankan kegiatan jurnalistik kedepannya,” terang dia.
Ditempat yang sama, Dian Pecko selaku Sekertaris JBR terpilih juga menegaskan pihaknya akan selektif dalam memferivikasi dari setiap para calon anggota yang akan kelak akan ikut bergabung bersama dengan JBR. Melalui maklumat dan arahan dari para pendiri untuk lebih memastikan komitmen keseriusan dari para caon anggota yang hendak bergabung.
“Iya atas arahan dari para pendiri JBR, maka kami memastikan akan selektif dalam penerimaan anggota baru diperjalanannya mendatang, Untuk saat ini alhamdulillah telah sekitar 15 rekan wartawan aktif telah menyatakan keseriusan bergabung bersama dengan JBR dan telah melalui proses verivikasi dimana yang utama ialah bukan merupakan anggota aktif organisasi profesi lain,” tegasnya.
Melengkapi pernyataan Ketua JBR, Dian juga memastikan organisasi JBR merupakan organisasi yang juga akan berperan aktif dalam mendukung program-program positif peningkatan Ekonomi, kualitas SDM, pembangunan infrastruktur dan berbagai program peningkatan ketahanan pangan dari Pemerintah Pusat, Provinsi Jabar dan terkhusus pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor.
“Sikap kritis konstruktif yang menjadi identitas organisasi JBR tidak serta merta menutup partisipasi positif kami dalam hal mendukung berbagai program yang sedang berjalan oleh pemerintah pusat, provinsi mapun pemkab dan pemkot Bogor. Dan kami siap berperan serta untuk mewujudkan cita-cita mulia menjadikan Bogor Istimewa. Bukan sekedar dengan pihak pemerintah, JBR pun selalu membuka jalinan kebersamaan dengan stakeholder lain, termasuk unsur masyarakat sekalipun,” tutupnya. (RDI)
Info Penulis
BagikanPages: 1 2

