TMKab Bogor – Tabloid Mantap – Dalam rangka memperingati HUT (PGRI) yang ke-80 persatuan guru republik indonesia (PGRI) dan hari guru nasional 2025, ranting cabang cariu adakan kompetisi olahraga dan seni antar ranting guru sekecamatan cariu, kabupaten bogor, jawa barat, ranting cabang cariu menggelar berbagai acara yang di laksanakan selama dua hari, yakni hari selasa dan rabu/tanggal 18 dan tanggal 19 November 2025 di alun-alun lapangan sepak bola cariu.
Dan di adakan berbagi kegitana salah satunya menggelar turnamen olahraga sepak bola mini, bola voli, badbinton, olahraga tradisional dan kesenian budaya, selama dua hari selasa dan rabu tanggal 18/19 November 2025. acara ini bagian dari rangkaian perayaan hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November 2025.
Asep selaku ketua (PGRI) kecamatan cariu sekaligus pembina di acara tersebut menjelaskan “bahwa kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dan semangat para guru untuk melestarikan perjuangan (PGRI) persatuan guru republik indonesia,” tururnya. Rabu (19/11/2025).
“Sejarah (PGRI) adalah perjuangan untuk guru, dan kita sebagai penerus harus terus mengangkat nama guru melalui kegiatan seperti ini, ada berbagai lomba seperti senam, sepak bola mini, voli, badbinton, serta pertunjukan budaya seperti olahraga tarsisional budaya, dan kesenian, selain itu di puncak acara pada tanggal 25 november 2025 di pucak acara di hari HUT (PGRI) yang ke 80 untuk menambah kemeriahan di adakan lomba karoke dan doorprize hadiah untuk menambah semarak dan kemeriahan semangat para peserta,” ujar asep selaku ketua (PGRI) kecamatan cariu.
Acara HUT (PGRI) ranting cabang kecamatan cariu meliputi sekolah jenjang PAUD, MI, SDN, MTS, SMP, SMA, SMK, sekecamatan cariu, acara ini berhasil membangun solidaritas di antara guru dan kepala sekolah yang berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan dan acara tersebut di ketuai oleh ketua pelaksana panitia sukarman/karma wijaya S.Pd.l.
Asep juga menyampaikan harapannya kepada seluruh guru untuk terus mencintai PGRI dan menjadikan organisasi ini sebagai wadah solidaritas, Ia mengapresiasi langkah pemerintah dalam pengangkatan guru P3K guna menggantikan guru-guru yang telah pensiun.
“Guru harus kompeten, memahami sejarah perjuangan guru, dan berorientasi pada kemajuan karakter anak didik, melalui kegiatan HUT PGRI yang ke 80 ini, saya hanya sebagai pembina di acara HUT (PGRI) kecamatan cariu dan saya sudah memberikan mandat ke ketua pelaksana atau ketua panitia pelaksana pak sukarma/karma wijaya S.Pd.l,” tukasnya.(karim)