ekerjaan proyek pembangunan Optimalisasi Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kuala Simpang Kota Singkawng yang diduga mangkrak. (Foto/Tim)
Dari temuan tim Ivestigasi gabungan mata elang awak media dan LSM juga mengambil sempel dan dari hasil sempel.pekerjaan tersebut sepertinya bahan dan campuran nya patut diduga tidak setandar yang ditentukan, dan anehnya lagi malah terbengkalai alias mangkrak.
Kegiatan Pekerjaan Optimalisasi Peningkatan Kualitas Pemukiman Kumuh Kuala Simpang Kota Singkawng yang dikerjakan oleh CV .Citra Agung ,dengan nomor kontrak HK 0201- CB 215/PKP/03/2024 anggaran bernilai Rp.6.572.222.000.00, masa berlaku pelaksanaan selama 155 Seratus Lima Puluh Lima Hari Kalender, sedangkan masa pemeliharaan 365 Hari Kalender ,yang diawasi Tim Konsultan Supervisi BPPM Kalbar, (Swakelola ), dari sumber dana APBN 2024, jelas gagal dan mangkrak.
Walau terpampang pengawas STOP PUNGLI tetapi teryata itu sebagai simbol belaka dan sebagi gertak penghibur saja sebab faktanya ini kegiatan mangkrak malah penegak hukum.kayak nya tutup mata degan dinas terkait yang sebagi penanggung jawab penguna anggaran khususnya BWS Wilayah ada apa,!!!
Patut diduga adanya korupsi berjemaah atara oknum oknum pemangku kebijakan dari muali pokja hingga pelaksanaan pemenang tender proyek yang sudah tersusun rapi sedini mungkin.
Dalam hal ini tim gabungan mata elang awak.media dan LSM minta penegak hukum dari Kejati, Kejari, dan KPK segera periksa oknum oknum pejabat pembuat komitmen,konsultan pengawas dan pihak kontraktor pemenang tender CV.Citra Agung dan semua yang terlibat dalam kegiatan proyek tersebut sebab sekecil apapun uang negara disalah gunakan itu adalah korupsi.
Sebelum berita ini diterbitkan tim gabungan mata elang awak media dan LSM mencoba mencari telpon atau WhatsApp siapa pihak pihak yang bisa dihubungi baik konsultan pengawas, pelaksana dan dinas terkait namun belum bisa terhubung.
Sumber : Tim.Gabunag Mata Elang Awak Media Dan LSM JAGA NKRI / LP2I TIFIKOR.
Editor: RDI
Info Penulis
BagikanPages: 1 2