Pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Tambelang Kab Bekasi. (Foto/Tim)
TMBekasi – Pelaksanaan Pembangunan 3 (Tiga) Gedung kegiatan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang dikerjakan oleh pihak ketiga CV Bunga Agung Perkasa yang terletak di Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, diduga banyak kecurangan.
Hal ini banyak dikeluhkan warga setempat, diantaranya oleh salah satu warga Desa Sukarahayu, Deni (40) dirumahnya pada Minggu (17/9/2023). Deni mengatakan kepada awak media bahwa, kegiatan pembangunan 3 gedung yang berada di satu titik dan dilakukan pihak ketiga dengan CV yang sama dilihat banyak sekali kecurangan. Pasalnya saat ditanya gambar oleh warga setempat saja tidak ada yang memegang demi untuk keterbukaan informasi publik.
“Belum lagi dari pembangunan dua lantai kantor Kecamatan Tambelang yang semestinya rehab total dalam kenyataan hanya sebatas tambal sulam, yang parahnya lagi gedung untuk PKK, sampai kehabisan material batu kali untuk pondasi, yang semestinya tidak memakai sloof gantung tapi dilapangan sudah terjadi sloof gantung”, terangnya.
Dalam keterangannya, Deni juga menjelaskan, banyak material bangunan yang dipakai dibawah kualitas yang seharusnya sesuai dengan spesifikasi kontruksi di RAB nya.
“Itu jelas tidak sesuai ketentuan, contohnya material banyak menggunakan besi banci dan semennya saja tidak memakai tiga roda, parahnya lagi dalam pemasangan besi untuk tiang sloof juga banyak yang tidak menggunakan kawat untuk pengikat juga dalam pengecoran dengan cara manual.”, jelasnya.
Dengan nilai yang cukup lumayan, lanjut Deni. Seharusnya gedung dibuat oleh material yang bagus. Namun faktanya tidak demikian, kualitas material pembangunan gedung tersebut sangat rendah.
“Saya berharap dari Pemkab Bekasi seharusnya menggunakan kontraktor sesuai dengan Background teknik, biar dalam pembangunan tidak sedikit dalam pengetahuannya terkait pembangunan”, harapnya.
Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Beni Saputra saat dimintai tanggapannya oleh awak media melalui pesan WhatsApp mengarahkan kepada Kepala Dinas dan Kepala Bidang.
“Langsung Ke kadis atau kabidnya atuh bos”, pintanya kepada awak media. (Tim/*)