TMBogor – Tabloid Mntap – Kemendikdasmen harus bertidak tegas terkait (PKBM) yang nakal, salah satunya ada di wilayah kecamatan gunung sindur, di duga di jadikan ajang bisnis salah satunya (PKBM) mawar yang diduga penggelembungkan siswa pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) mawar yang beralamat di desa gunung sindur RT 03 RW 12, kecamatan gunung sindur kabupaten bogor, diduga memanipulasi jumlah siswa warga belajar dan slewengkan dana bantuan operasional penyelenggaraan, (BOSP) dan bantuan program indonesia pintar (PIP)
Hasil penelusuran media tabloid mantap yang langsung terjun kelapangan pada hari sabtu 20 oktober 2025, banyak kejanggalan, dan dugaan semakin kuat karena di data dapodik tidak sesuai fakta di lapangan,menurut warga setempat mengatakan bahwa jumlah siswa yang hadir diwaktu kegiatan belajar di PKBM mawar jumlahnya sedikit, rabu/22/10/2025.
Berdasarkan data dapodik kementerian pendidikan dasar dan menengah jumlah warga belajar di PKBM mawar, semester genap 2024 – 2025 sebanyak 546 sisawa belajar, dan di data sarpras memiliki 12 Ruang kelas,1 Ruang perpus,1 Ruang Pimpinan,1 ruang guru, 2 Ruang toilet,1 gudang,1 ruang bangun dengan total 19 Ruangan sarpras, sungguh sangat ironis dikarenakan data di dapodik PKBM mawar tindak sesuai fakta dilapangan, hanya numpang di gedung atau ruko yang memiliki kurang lebih 4 Ruangan,
lebih lanjut, jumlah siswa belajar di PKBM mawar yang terkapar BOP paket A, 9 siswa, belajar paket B,124 siswa, belajar dan paket C, 77 warga belajar, Dengan total Anggaran BOP sebesar 398 juta 590 ribu rupiah.
sementara saat tim media mengunjungi rumah ketua (PKBM) mawar untuk konfirmasi terkait anggaran BOP dan PIP ketua PKBM tersebut tidak ada di rumah, lalu tim media konfirmasi via whatsApp namun tidak di merespon.
sampai berita ini di tayangkan ketua PKBM mawar belum bisa dikonfirmasi dikarenakan setiap tim media tabloid mantap mendatangi PKBM mawar baik sekolahnya, maupun ke rumahnya ketua PKBM mawar tidak berada ditempat.
di tempat terpisah awak media meminta tanggapan dari ketua umum lembaga pemantau independen tindak pidan korupsi, LPI tipikor indonesia, Asep Zamzam mengatakan “komisi 5 dewan perwakilan rakyat daerah DPRD harus bertindak mendesak dinas pendidikan dan segera mengambil langkah tegas terhadap Pusat Kegiatan belajar masyarakat PKBM mawar,” Tuturnya.
lanjut asep ZamZam “lembaga pendidikan nonformal yang berlokasi di desa gunung sindur diduga melakukan pelanggaran serius, antara lain penggelembungan data peserta didik dan ketidaksesuaian sarana prasarana, pihak aparat penegak hukum (APH) terkait baik tipikor polres Bogor, kejaksaan negeri Bogor, untuk segera bertindak,” Pungkasnya. (Karim)
