Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon Ronianto. (Foto/Mahmud)
Terdiri dari enam SD dan tiga SMP, sekolah-sekolah ini dipilih secara selektif berdasarkan kesiapan infrastruktur, tenaga pendidik, dan potensi pengembangan karakter siswa.
“Sekolah unggulan ini akan menjadi model dalam peningkatan mutu pendidikan. Guru-gurunya akan dibekali pelatihan khusus, dan fasilitas sekolah akan ditingkatkan agar mampu mendukung pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan menyenangkan,” jelasnya.
Adapun tiga SMPN unggulan tersebut adalah SMPN 1 Lemahabang, SMPN 1 Sumber, dan SMPN 1 Dukupuntang.
Sedangkan enam SD unggulan tersebar di berbagai kecamatan, yakni SDN Tersana Baru (Babakan), SDN 2 Lemahabang, SDN 1 Kalikoa, SDN 4 Kenangan, SDN 2 Sindangmekar, dan SDN 2 Bojongwetan.
Bupati Cirebon, Imron, memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini. Ia menilai, pembentukan sekolah unggulan merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah daerah terhadap masa depan pendidikan.
“Pendidikan adalah pondasi pembangunan. Kami ingin setiap anak di Kabupaten Cirebon memiliki akses ke pendidikan berkualitas,” ujar Imron.
“Dengan sekolah unggulan, kami berharap lahir siswa-siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perguruan-perguruan tinggi,” ucapnya.
Ia menambahkan, program ini akan dikembangkan secara bertahap dan disertai dengan monitoring serta evaluasi rutin, guna memastikan implementasinya berjalan optimal dan berdampak langsung bagi peningkatan mutu pendidikan daerah. (Mahmud)
Info Penulis
BagikanPages: 1 2