April 25, 2026
17:02
Search for:
log tm panjang
banner-promo-1120-wu-1-1.png
  • Beranda
  • Metropolitan
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum dan Politik
  • Investigasi
  • Opini dan Edukasi
  • Entertain dan Sport
Menu
  • Beranda
  • Metropolitan
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum dan Politik
  • Investigasi
  • Opini dan Edukasi
  • Entertain dan Sport
Skip to content
  • Home
  • Utama
  • Viral, Lagu ‘Siti Mawarni’ Jadi Simbol Perlawanan Masyarakat terhadap Narkoba, Begini Liriknya!
  • Utama

Viral, Lagu ‘Siti Mawarni’ Jadi Simbol Perlawanan Masyarakat terhadap Narkoba, Begini Liriknya!

Avatar Redaksi April 25, 2026 3 minutes read

Peredaran narkoba yang kian marak belakangan ini terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Fenomena tersebut bahkan memicu lahirnya karya seni yang menyuarakan kritik sosial, salah satunya melalui lagu berjudul “Siti Mawarni” yang belakangan viral di berbagai platform media sosial, khususnya di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Popularitas lagu tersebut tidak hanya terbatas di Sumatera Utara, tetapi juga merambah ke daerah lain seperti Jambi, Bengkulu, dan wilayah sekitarnya. Lagu yang disebut-sebut berasal dari Labuhanbatu ini dinilai menggambarkan kondisi sosial yang semakin mengkhawatirkan terkait peredaran narkotika di sejumlah daerah.

Lagu “Siti Mawarni” diketahui diaransemen oleh Amin Wahyudi Harahap, seorang warga Labuhanbatu. Melalui karya ini, ia menuangkan keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkotika, khususnya sabu, yang dinilai semakin sulit dikendalikan.

Berbeda dengan lagu-lagu populer pada umumnya yang banyak mengangkat tema percintaan, lagu ini justru menghadirkan kritik sosial yang tegas dan lugas. Sejumlah bagian liriknya bahkan dinilai berani karena secara langsung menyinggung dampak buruk narkoba serta dugaan adanya pihak yang melindungi praktik ilegal tersebut.


Lirik Lagu “Siti Mawarni”

Berikut adalah sebagian lirik lagu “Siti Mawarni” yang menjadi simbol perlawanan kultural masyarakat Sumatera Utara terhadap maraknya peredaran narkoba:

Siti Siti Mawarni ya Incek Anak Labuhanbatu
Siti Siti Mawarni ya Incek bintiya Solehudin (2x)

Kalau ada orang yang nyabu ya Allah cepat kasih azabnya
Sabu banyak di Sumut ya Allah bandar Sabu kaya semua
Kalau yang Backing Sabu ya Allah cepat cabut nyawanya
Kalau tak dimatikan ya Allah rakyat kita rusak semua
Kalau tak dimatikan ya Allah, bandar sabu kaya semua

Selamat berpisah para-para saudara
Sampai bertemu di lain waktu dan masa
Jangan lupa Bahagia untuk kita semua
Salam manis untuk anda
Salam manis untuk Anda

Salah satu bagian lirik yang paling mencuri perhatian berbunyi, “Sabu banyak di Sumut ya Allah, bandar sabu kaya semua, kalau yang backing sabu ya Allah cepat cabut nyawanya.” Ungkapan tersebut dinilai mencerminkan keputusasaan sekaligus kemarahan masyarakat terhadap kondisi peredaran narkoba yang semakin meresahkan.


Makna di Balik Lirik

Secara umum, lirik lagu ini terbagi menjadi dua bagian utama yang memiliki nuansa berbeda namun saling melengkapi.

Pada bagian pertama, lirik berisi kritik sosial yang dibalut dalam bentuk doa. Amin Wahyudi Harahap menggunakan kata-kata yang mencerminkan harapan masyarakat agar para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba mendapatkan hukuman setimpal. Penyebutan istilah “backing” dalam lirik menunjukkan keberanian masyarakat dalam menyuarakan dugaan adanya pihak-pihak yang selama ini dianggap kebal hukum dan turut memperparah peredaran narkoba.

Bagian kedua dari lirik lagu menghadirkan nuansa penutup yang lebih lembut dan reflektif. Kalimat perpisahan serta harapan kebahagiaan untuk semua pihak menunjukkan bahwa di balik kritik keras tersebut, terdapat keinginan masyarakat untuk hidup dalam kondisi sosial yang lebih aman dan sejahtera tanpa ancaman narkoba.


Respons warganet terhadap lagu tersebut terbilang sangat besar. Banyak yang menilai lagu “Siti Mawarni” sebagai representasi suara hati masyarakat, terutama para orang tua yang merasa khawatir terhadap masa depan generasi muda akibat maraknya peredaran narkoba.

Sejumlah komentar di media sosial bahkan menyebut lagu ini sebagai “jeritan rakyat kecil” yang selama ini merasa tidak didengar. Fenomena viralnya lagu tersebut menunjukkan bahwa keresahan publik terhadap peredaran narkoba telah mencapai tingkat yang serius.

Ketika jalur formal dinilai belum sepenuhnya efektif dalam menanggulangi permasalahan narkotika, karya seni seperti musik dinilai menjadi medium alternatif bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik sosial dan menyuarakan aspirasi mereka.

Editor:Benny TM

Info Penulis

Avatar

Redaksi

administrator

See author's posts

Bagikan

Post navigation

Previous: PersatuanWartawan Indonesia(PWI)Kota Cirebon Gelar Halal BiHalal Ketua PWI MAlif Santosa SHKode Etik Jurnalistik Jaga Keselamatan Profesi Wartawan

Berita Terkait

  • Artist
  • Daerah
  • Utama

PersatuanWartawan Indonesia(PWI)Kota Cirebon Gelar Halal BiHalal Ketua PWI MAlif Santosa SHKode Etik Jurnalistik Jaga Keselamatan Profesi Wartawan

Avatar Redaksi April 25, 2026 0
img_0018-1
  • Utama

Ribuan Bidang Tanah di BPN Lebak Rampung Berkas, PTSL 2026 Masuki Tahap Penting

Avatar Redaksi April 25, 2026
WhatsApp Image 2026-04-25 at 15.23.54
  • Metropolitan
  • Utama

Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Mendapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM

Avatar Redaksi April 25, 2026 0

Recent Posts

  • Viral, Lagu ‘Siti Mawarni’ Jadi Simbol Perlawanan Masyarakat terhadap Narkoba, Begini Liriknya!
  • PersatuanWartawan Indonesia(PWI)Kota Cirebon Gelar Halal BiHalal Ketua PWI MAlif Santosa SHKode Etik Jurnalistik Jaga Keselamatan Profesi Wartawan
  • Ribuan Bidang Tanah di BPN Lebak Rampung Berkas, PTSL 2026 Masuki Tahap Penting
  • Belum Seminggu Diluncurkan, Program Asuransi Hukum Dhipa Adista Justicia Law Firm Sudah Mendapat Kepercayaan dari Pelaku UKM dan UMKM
  • Dokumen IMB dan IPPT Klaster Ariesta Residence Tajur Halang Diduga Bermasalah, Pengembang: Legalitasnya Saya Jamin Aman Pak

Recent Comments

  1. X on LPK-RI Cirebon Dampingi Korban Dugaan Penipuan Berkedok Pelatihan Kapal Pesiar Lapor ke Polresta Cirebon
  2. Redaksi on Diduga Kabid (PNF) kabupaten Bogor Membela (PKBM-PKBM) Yang Nakal Dan Membenarkan Ijazah Yang Dikeluarkan oleh Salah Satu PKBM Belum Pada Waktunya
  3. Redaksi on Warga RT 05 MC.Timur Buka Warung Amal untuk Mendukung Peserta Pawai Ta’aruf MTQ 2025
  4. Rusman on Warga RT 05 MC.Timur Buka Warung Amal untuk Mendukung Peserta Pawai Ta’aruf MTQ 2025
  5. Pengurus UKW Pringsewu dan Penguji LPSR Gelar Ramah Tamah - TABLOID MANTAP on Kadinkes Pastikan Pelayanan Setiap Rumah Sakit di Jakarta ‘Tanpa Diskriminasi’

Copyright ©2026.Tabloid Mantap.