Kab Bogor TM – Bupati Rudy Susmanto akhirnya muncul dan kembali berkegiatan dengan seragam dinasnya pasca adanya berbagai rangkaian kegiatan pengungkapan dan penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi di BAPPENDA, BKPSDM, dan DISDIK Kabupaten Bogor, sejak 20 Agustus 2026.
Selain menegaskan sikap kooperatif serta menghormati penuh proses hukum yang sedang berjalan, Bupati juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak membangun opini atau spekulasi sendiri yang dapat memicu keresahan di tengah publik.
“Jangan membuat opini-opini sendiri, biarkan aparat penegak hukum bekerja tanpa intervensi manapun. Dan kita sebagai pemerintah dan penyelenggara pemerintah mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku,” ujar Bupati Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa (1/9/26).
Menanggapi hal itu, tokoh pemuda Cibinong dengan sapaan akrabnya Abah Eka menyoroti pernyataan resmi dari Bupati yang justeru terkesan mengintervensi pemikiran dan pendapat masyarakat dalam menyikapi persoalan dugaan kasus upah pungut insentif pajak dan pengadaan smartboard (ipf) di Kabupaten Bogor yang sedang disidik tim penyidik KPK.
“Seharusnya, Bupati lebih bijak jelaskan prihal keberadaanya selama adanya rangkaian proses pengungkapan dan penggeledahan oleh tim penyidik KPK beberapa hari lalu, apakah ada di rumah, apa benar drop (sakit) dan dirawat Rumah Sakit, atau memang Dinas keluar kota, atau keluar negeri. Karena ada fakta, Bupati tidak ngantor beberapa hari dan cukup sulit dihubungi. Nah jelaskan dong ke masyarakat Kabupaten Bogor, kemana dan ada dimana pak Bupati saat tidak ngantor,” ujarnya kepada Media ini, Rabu (2/9/26).
“Kenapa itu jadi penting, karena desas-desus hilangnya (tanda kutip), tidak ada di kantor dan tidak bisa dihubungi nya Bupati Bogor sedari awal giat KPK hingga terakhir di Disdik, justeru itu pemicu spekulasi yang berujung dengan munculnya berbagai opini ditengah masyarakat,” sambung dia.
Selain itu, Abah Eka juga menilai pernyataan dari Bupati Rudy Susmanto yang memastikan bahwa berbagai pelayanan publik dan roda pemerintahan Kabupaten Bogor tidak akan terganggu disela-sela proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya sebagai warga asli Kabupaten Bogor, sangat senang dan cukup tenang mendengar pernyataan itu dari Bupati. Tapi yang jadi pertanyaan saya, kenapa berhari-hari Bupati justeru memilih menghilang dan tanpa kabar. Apa itu tidak berdampak terhadap jalanya roda pemerintahan? Kan cukup sulitlah dicernanya,” tuturnya.
Lebih lanjut, tokoh pemuda Cibinong yang cukup lantang melontarkan sikapnya di media, juga mendorong KPK untuk segera menegaskan hasil dari berbagai rangkaian penggeledahan yang telah dijalankan untuk memberi kepastian hukum.
“Semoga KPK bisa segera mengungkap kepastian terkait dugaan kasus korupsi yang ditangani di lingkup Kabupaten Bogor. Tetapkan tersangkanya bila memang hasil penyidikan menemukan perbuatan korupsinya. KPK harus tegas, KPK harus Independen,” pungkasnya. (RDI)