Saturday, June 15, 2024
spot_img
HomeUtamaSebanyak 936 KPM di Desa Darmareja Terima Bantuan Pangan, Namun Terindikasi Masih...

Sebanyak 936 KPM di Desa Darmareja Terima Bantuan Pangan, Namun Terindikasi Masih Didominasi Penerima Lama

TM Sukabumi РSebanyak 936 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pangan berupa beras dari Kementerian Sosial (Kemesos) Republik Indonesia, yang disalurkan di Desa Darmareja, Kec5amatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (29/05/2023).
Bantuan dari pemerintah melalui Kemensos tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah, berupa beras dengan berat 10 Kg / Karung yang disalurkan melalui Perum Bulog yang bergerak di bidang logistik pangan Nasional.
“Hari ini Pemdes Darmareja membagikan beras bantuan pangan dari Kemensos tahap II kepada 936 KPM, Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan tertib sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” ungkap Yogi Sekertaris Desa Darmareja kepada awak media.
Sementara itu, saat awak media menanyakan terkait dengan data KPM yang menerima bansos hari ini, apakah sudah sesuai dengan data yang baru di verifikasi oleh pihak Pemdes, Yogi pun menjelaskan bahwa untuk para penerima bantuan saat ini masih terkesan orang-orang lama yang mendapatkan bantuan.
“Kami selaku Pemdes Darmareja sudah melakukan berbaikan dengan melakukan Verifikasi data yang baru agar bantuan dari Kemensos itu tepat sasaran,” jelasnya.
Lanjutnya, banyak warga yang komplain kepada kami, mereka membandingkan para KPM yang menerima bantuan yang dinilai oleh warga termasuk warga mampu secara ekonomi dilingkungan mereka.
“Banyak warga yang komplain ke Pemdes, karena yang dapat bantuan itu masih orang – orang lama, padahal kita sudah mengirimkan data terbaru kepada BPS ,” ujarnya.
Sementara itu, saat penyaluran bantuan tersebut terlihat warga berbondong-bondong untuk mengambil bantuan pangan tersebut, bahkan terlihat juga warga secara bersama-sama mengunakan mobil pick-up dari beberapa pelosok kampung.
“Jarak kampung saya lumayan jauh dari kantor desa, makanya dengan mengunakan mobil warga bisa lebih menghemat ongkos ojek,” kata, Imas (40) salah satu warga.
Ia berharap bantuan dari Pemerintah ini, bisa tepat sasaran, masih banyak warga dikampung nya yang layak menerima bantuan, tapi tidak mendapatkan padahal Pemdes sudah melakukan Verifikasi data.
“Masih banyak warga yang berhak, namun belum mendapatkan bantuan, mudah-mudahan mereka juga merasakan bantuan dari Pemerintah,” harapnya. (Red)

Kontribusi Berita: Rudi Tanjung
Editor: Admin

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here