TM Way Kanan – Program yang bertujuan meningkatkan dan mengembangkan kemampuan mengajar dalam menghadapi siswa dan moralitas belajar disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk mendapatkan uang. Acara tersebut yang dilaksanakan pada tanggal 24-25 November 2025.
Setiap peserta dikenakan biaya (harus) sebesar Rp.200.000(dua ratus ribu rupiah) per/peserta, sedangkan acara tersebut hanya lewat perangkat masing – masing,(laptop dan handphone) dengan link yang telah dikirimkan.
Menurut keterangan beberapa guru yang tidak mau disebutkan namanya, (Karena takut ?) sebut saja “A”,
“kami takut dan juga bingung pak harus ngadu sama siapa, jadi kami seluruh ASN (aparatur sipil negara) khususnya, diharuskan membayar uang untuk mengikuti atau menjadi peserta acara itu”, ucapnya.
“Dan kamipun di beri pesan lewat kepsek (kepala sekolah) dari k3s (kelompok kerja kepala sekolah) katanya apabila ada yang tidak ikut dalam acara tersebut akan dipanggil ke dinas”, terangnya
“Ya kami takutlah diancam mau dipanggil kedinas, bukannya gak mau ikut acara tapi bayarnya ini yang berat,” keluhnya.
Ditempat berbeda dan sekolahan yang beda pula (sebut saja namanya B’) sebagai guru, mengatakan
“Ya pak kami juga ikut dan bayar acara daring itu, mau gimana lagi kami takut dipanggil ke dinas pak”, ucap B kepada awak media.
Siapa yang bilang mau dipanggil kedinas kalau gak mengikuti kegiatan ini, tanya awak media kepada guru,?
“kepsek yang menyampaikan ke kami kata k3s itu titipan dari atas pak”, jawab B kepada awak media.
(Yon).




