Papan proyek pembangunan gedung laboratorium di Kecamatan Rumpit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. (Foto/Tim)
TM Musirawas Utara – Dinas Kesehatan Kabupaten Musirawas Utara Provinsi Sumatera Selatan, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Nelly Haryanti, (Minggu 30/07) memberikan klarifikasinya terhadap pekerjaan pembangunan gedung Laboratorium di Kecamatan Rupit Kabupaten Musirawas Utara, kepada Media ini. Dalam keteranganya, Nelly meminta support dan dan bahkan berterimah kasih kepada kawan-kawan media untuk bisa memberikan keteranganya terkait proyek yang sebelumnya sempat di viralkan oleh salah satu akun FB.
“Postingan Fbnya Edi Podomoro itu sekarang sudah dihapus, sudah klir sembari memberi tahukan kegiatan tersebut PPK memang saya,” katanya dengan jelas melalui pesan WhatsApp pada Minggu (30/7).
Dijelaskan oleh Nelly, “Untuk kegiatan PPK memang aku, sebenarnya aku agak malas dan sudah klir sebutnya, pekerjaan tersebut memang CCO(contract change order)dan sudah sudah selesai sekarang tukang sudah lagi, menggali lobang bekerja seperti biasa dan kurasa itu klarifikasi ku (PPK Nelly)”.
Mensinyalir dari tayangan media online Lipus yang tayang pada (27/07), disebut dalam berita bahwa, Pekerjaan tersebut tentunya kuat dugaan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Spesifikasi bangunan tersebut, yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musirawas Utara tahun 2023. Pasalnya, seperti terlihat dari poto dan vidio kiriman warga setempat, dari hasil pantauan lapangan tidak ada galian pondasi dan telah diisi dengan jejeran batu batu pecah tanpa memakai semen, sehingga terkesan pekerjaan tersebut asal asalan, selain itu lobang yang diduga akan digunakan sebagai cakar ayam atau tapak gajah, sangat kecil dan surut, sehingga kualitas bangunan tersebut sangat diragukan.
Menanggapi terkait pemberitaan tersebut, Nelly pun memberikan pernyataanya yang mengatakan, “Pekerjaan nya baru dimulai, Baru gali. Keinginan masyarakat muratara sama dengan kami dinas mejadikan bangunan pemerintah berkualitas”.
“Kecemasan masyarakat kami fahami dan mohon doa nya semoga gedung pemerintah yang kami bangun ini kualitas nya baik dan para pekerja juga bekerja dengan tenang,” sampainya via WhatsApp
Selain itu, cara mengerjakan pondasi seperti diatas, dengan tanah tidak digali lagi. Menurut PPK Nelly, “Masih di gali dan Belum sudah. On proses,” ungkap Nelly
Menurut warga setempat, Edi Podomoro menjelaskan bahwa lobang cakar ayam atau tapak gajah tersebut memang belum dicor.
“Lobang itu belum dicor tapi galiannya sangat surut, selain itu, yang jelasnya pondasinya tidak digali, dan sudah dipasang batu batu pecah,” ungkap Edi.
Diketahui, Belanja modal bangunan gedung labolatorium dianggarkan melalui APBD Kabupaten Musirawas Utara tahun 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp 3. 313. 257.000,- dan dikerjakan oleh CV Dua Putra yang beralamatkan di Kota Palembang Sumatera Selatan. (Tim)

