TM LEBAK – Beredarnya capture (tangkapan layar-red) obrolan grup pada pesan singkat di aplikasi whatsapp beberapa hari terakhir ini menuai pertanyaan dari sejumlah masyarakat dan menjadi sorotan tajam awak media. Tambang batu bara yang diduga masih belum memiliki izin (ilegal) terus di jadikan ajang bancakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pasalnya, pesan dari obrolan grup whatsapp paguyuban pengusaha tambang batu bara di wilayah lebak selatan ini terus menuai kontroversi, selain adanya dugaan kordinasi terhadap awak media (wartawan) dan Lsm agar usaha usaha yang dilakoni para penambang liar batu bara ini agar tidak menjadi konsumsi publik dan tercium oleh pemerintah atau pun aparat pengak hukum agar menjadikan usaha mereka lancar dan mulus yang terus mengexploitasi dugaan tanah milik perum perhutani.
Dalam percakapan yang berisi ” kalau dari polisi arahkan ke saya. untuk Media, Ormas dan LSM arahkan ka (Bujil/Acep).
Masih menjadi misteri dan pertanyaan yang besar bagi awak media yang memerintahkan pada pesan whatsapp tersebut. jika ada anggota polisi arahakn ke saya.
Siapakah yang memberikan arahan tersebut apakan oknum polisi aktif atau bos besar pengusaha tambang batu bara ilegal ??? Awak media masih terus mendalami informasi tersebut
Sementara itu bujil yang diduga kuat menjadi kordinator lapangan (korlap) ketika di konfirmasi melalui pesan singkat whatsapp oleh awak media, berkilah bahwa dirinya bukan orang yang di tuju oleh awak media, Selasa (29/10/2024)
” Gini kang yah akang coba nyari tau aja ke orang yang ngasih no sayah, Bujil apa Bajil. Mungkin akang salah orang kang. ” kilahnya
Lebih lanjut bajil juga mengatakan, Nama saya mah Bajil bukan bujil, kalau akang (awak media-red) mau lebih jelas coba akang ke panyaungan aja siapa tau aja akang menemukan orang yang akang tuju kang, Seru nya kepada awak media.
Dugaan sementara informasi yang awak
Media dapatkan dari sumber yang enggak di sebutkan namanya (x) menjelaskan bahwah dari adanya kordinasi yang di bicarakan pada grup aplikas whatsapp ada salah satu oknum anggota polisi aktif berinisal (whd) yang untuk mengkordinasikan bila mana ada anggota dari institusi kepoliasan untuk di hadapkan kepada salah satu oknum polisi aktif tersebut.
Sangat di sayangkan sampai berita ini Tayang di media Tabloidmantap.com awak media masih kesulitan untuk mendapatkan informasi dan konfirmasi kepada salah satu oknum polisi aktif tersebut.( Ben/Red)
Editor : kaperwil Banten