TMBekasi – Gerakan Solidaritas Mahasiswa dari KOMAKSI hari ini menggelar aksi demonstrasi didepan gerbang utama PT MY PACK di Jln. Fatahilah, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (2/10/2025). Aksi ini merupakan bentuk dukungan dan tuntutan tegas atas dugaan pelanggaran hak-hak ketenagakerjaan yang dialami oleh para pekerja di perusahaan tersebut oleh Yayasan tenaga kerja PT Blis Putra Indah (PT BPI).
Ratusan mahasiswa yang terlibat dalam aksi ini menuntut manajemen PT MAY PACK dan PT. BPI segera bertanggung jawab atas tiga isu utama yang telah meresahkan para pekerja :
* Pemotongan Gaji Sepihak : Mahasiswa mendesak perusahaan untuk segera mengembalikan seluruh upah dan tunjangan pekerja yang diduga telah dipotong secara ilegal dan tanpa adanya persetujuan resmi.
* Penghentian Kriminalisasi Ketenagakerjaan : Tuntutan keras dilayangkan agar perusahaan menghentikan segala bentuk intimidasi, ancaman PHK, atau sanksi yang berlebihan yang bertujuan membungkam suara pekerja.
* Transparansi Slip Gaji : Mahasiswa menuntut agar MY PACK dan PT. BPI segera menerapkan sistem slip gaji yang detail dan transparan, merinci setiap komponen upah dan potongan, sebagai hak dasar pekerja untuk memverifikasi pendapatan mereka.
Suara Solidaritas dari Kampus
Aksi yang dimulai pukul 09:30 WIB ini diwarnai orasi yang menyuarakan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap Undang-Undang Ketenagakerjaan.
“Kami, sebagai perpanjangan suara rakyat, tidak akan diam melihat penindasan terhadap kaum buruh. Apa yang terjadi di PT MAY PACK dan PT. BPI adalah bentuk kejahatan kerja yang tidak bisa ditoleransi!” tegas SAIFUL ABROR
“Pemotongan gaji dan minimnya transparansi adalah praktik eksploitasi. Kami hadir di sini untuk memastikan hak-hak pekerja dipenuhi dan meminta perusahaan segera membuka ruang dialog yang adil,” tambahnya di tengah-tengah kerumunan massa aksi.
Para mahasiswa membawa sejumlah spanduk bertuliskan: “Stop Eksploitasi Buruh!”, “Mahasiswa Bersama Pekerja!”, dan “Wujudkan Slip Gaji Transparan!”. Aksi juga dilanjutkan ke Dinas Ketanakerjaan Jawa Barat, yg ada di Kabupaten Karawang desakan Kepada Pemerintah dan Tindak Lanjut.
Dalam orasinya, Koordinator Aksi juga mendesak Dinas Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat dan untuk segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh di PT MAY PACK dan PT.BPI, Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan pemenuhan tuntutan bagi para pekerja.
Setelah aksi mahasiswa diajak beraudensi oleh kepala pengawas ketenagakerjaan Jawa Barat terkait laporan mahasiswa.
Laporan tersebut mencakup dugaan pelanggaran serius terhadap hak-hak pekerja dan ketentuan ketenagakerjaan, yang telah diterima secara resmi oleh Wasnaker Provinsi Jawa Barat, dan dengan tegas menyatakan akan menindaklanjuti laporan ini dengan serius dan transparan.
Dari Kepala Wasnaker Provinsi Jawa Barat sendiri telah menyatakan, bahwa Wasnaker telah menerima laporan ini dan berjanji akan melakukan investigasi mendalam dalam waktu dekat. Tidak akan ada toleransi terhadap praktik kejahatan kerja yang merugikan hak-hak pekerja, dan akan ada pengusutan tuntas dan ini merupakan prioritasnya.
Dalam hal ini pihak media belum bisa berkomunikasi dengan pihak perusahaan. @red.