Bahlil Lahadalia saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon ketua umum partai Golkar kepada Ketua Dewan Pengarah Munas XI Partai Golkar, Adies Kadir. (Foto/Dok.Ist)
Sementara itu, berkas Bahlil dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan.
Selama proses pendaftaran, hanya Bahlil dan Ridwan Hisjam yang mendaftar calon ketua umum Partai Golkar.
“Dari tujuh persyaratan, ada dua persyaratan yang tidak terpenuhi (berkas Ridwan Hisjam),” kata Adies.
Kendati Bahlil menjadi calon tunggal, Adies belum bisa memastikan kemungkinan Bahlil menang secara aklamasi.
“Jadi kita lihat besok pandangan umum dari pemegang hak suara, itu saja kuncinya di situ,” ujar Adies.
Adapun Bahlil mengaku maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar karena ingin mengabdi untuk partai berlambang pohon beringin itu.
“Saya pikir sudah saatnya sebagai anak yang lahir dari kandungan Golkar, ingin mengabdi kembali kepada ibu yang melahirkan anak itu,” kata Bahlil, Senin kemarin.
Bahlil mengeklaim telah didukung oleh 469 orang dari total 558 pemilik suara pada Munas Golkar.
Bahlil mengaku telah berminat menjadi Ketua Umum Partai Golkar sejak satu tahun lalu.
Sehingga menurutnya pendaftaran yang dilakukan tersebut merupakan ikhtiar untuk memenuhi targetnya.
“Kebetulan mazhab saya mazhab kompetisi, dan kompetisi di Golkar itu indah karena bertanding untuk bersanding,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang baru dilantik tersebut. (*)
Editor: RDI
Info Penulis
BagikanPages: 1 2