TMBekasi – Siswa di Bullying oleh kakak kelas sampai mengalami patah rahang, Kepala Sekolah SMKN 1 Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Bambang sampai saat ini belum memberikan respon (tanggapan) bahkan seakan diam seribu bahasa saat dikonfirmasi oleh awak media. Berbeda dengan ketua komisi 4 DPRD Kabupaten Bekasi, Martina Ningsih dari fraksi PDI Perjuangan mengatakan, dari komisi 4 tidak akan tutup mata dan akan ada pertemuan antara orang tua siswa dengan Kepala Sekolah.
“Saya sudah komunikasi dengan orang tua siswa dan kepala sekolah, ini akan dipertemukan diruangan komisi 4, antara orang tua siswa dengan kepala sekolah, Disdik, DP3A, dan KCD”, jelasnya, Jumat (19/9/2025).
Martina Ningsih sendiri menekankan, bahwa dari komisi 4 sendiri dalam hal ini tidak akan tinggal diam dan pastinya akan merespon. “Jadi dari komisi 4 tidak ada yang tinggal diam”, tegasnya.
Dalam akun Facebook Gue Cikarang memaparkan kronologis kejadian awal yang mengakibatkan patah rahang pada siswa berinisial AAI (16) siswa kelas 10 di SMKN 1 Cikarang Barat. Menurut sang ayah, Indra Prahasta (41) peristiwa ini terjadi bermula sang anak sedang istirahat lantas kemudian dipanggilah oleh sejumlah kakak kelasnya dan dibawa kelapangan bola persis berada di belakang sekolah. Putranya itu dipaksa berjongkok dengan wajah menatap kelangit, lalu dipukul secara bergantian yang lebih dari 10 orang.
“Kondisi sekarang masih lemah, untuk makan dan minum hanya bisa lewat selang, sehingga berat badan menurun, sering mual dan muntah”, terangnya.
Dalam hal ini, pihak keluarga korban sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Cikarang Barat, dan tercatat pada laporan polisi nomor LP/B//842/lX/2025/SPKT/RESKRIM/CIKBAR/RESTO BEKASI/PMJ. Dan kasusnya pun saat ini dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat. @red.




