Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor I Cibinong. (Foto/RDI)
Kab Bogor – Dua paket Belanja pemeliharaan gedung dan bangunan dari Kantor Pertanahan (Kantah) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor I (Cibinong) yang telah dituangkan pada situs Sirup Rekap Nasional Kementrian ATR/BPN Tahun Anggaran 2026 dengan masing-masing tercatat nilai Rp. 624.000.000,- dan Rp. 627.000.000,- menuai sorotan.
Dari dua paket nama yang sama itu, dimana salahsatunya memfokuskan pengadaan untuk petugas kebersihan dengan uraian pekerjaan 1 Petugas Kebersihan (156, OB, @ 4000000) yang mana pengadaan dimaksudkan untuk memastikan terpeliharanya kekebersihan dan kenyamanan dari kantor pelayanan publik urusan pertanahan tersebut.
Jika mengacu pada keterangan yang dituliskan pada rekap sirup nasional Kementrian ATR/BPN, disignyalir total anggaran Rp 624.000.000,- untuk petugas kebersihan, dimaksudkan oleh Kantah BPN Kabupaten Bogor I sebagai pengadaan jasa petugas kebersihan (OB) sebanyak 156 orang dengan gaji yang dianggarkan senilai Rp. 4.000.000,-/Bulan selama periode Tahun 2026.
Hasil penelusuran awak media ke Kantah BPN Kab Bogor I Cibinong menunjukkan adanya dugaan ketidaksesuaian jumlah petugas kebersihan (OB) yang bila mengacu pada data SIRUP Nasional (sebanyak 156 OB) dengan realita dilapangan. Dimana dapat dipastikan, total petugas kebersihan (OB) dan maupun yang menyerupai dari pengadaan tidak sampai 156 Petugas kebersihan.
Salahsatu petugas kebersihan (OB) yang berhasil dipintakan keterangan secara meyakinkan jumlah petugas kebersihan (OB) yang saat ini bekerja tidaklah melebihi 50 orang. “Setahu saya tidak lebih dari 15 orang kang,” ujar OB yang atasnama kenyamanan narasumber, identitasnya tidak dapat kami tuliskan saat dikonfirmasi di halaman Kantah, Kamis (21/5/26).
Bahkan, dari pengakuan narasumber, dia memastikan bahwa jumlah gaji yang diterimanya dan rekan sebesar Rp. 2.9.000.000,-/Bulan. “Gaji sampai sekarang masih 2,9 kang yang kami terima. Dan soal hitungannya dengan yayasan kami tidak pernah tau kang, karena kami dibawah naungan yayasan,” kata dia.
Guna lebih memastikan ketidaksesuaian jumlah, awak media sudah mencoba mengkonfirmasi Kakantah maupun Kasubag BPN Kab Bogor I Cibinong melalui pesan whatsappnya, namun tidak mendapatkan tanggapan. (RDI)