
Lebak — Bangunan baru di RSUD Adjidarmo dilaporkan mengalami sejumlah kerusakan meski masa penggunaannya belum mencapai satu tahun. Informasi tersebut menjadi perhatian publik mengingat fasilitas tersebut dibangun dengan nilai anggaran yang cukup besar dan diperuntukkan sebagai penunjang layanan kesehatan masyarakat. Senin (20/4/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah pihak, beberapa bagian gedung disebut mengalami penurunan kondisi, di antaranya munculnya retakan pada dinding serta adanya fasilitas penunjang yang belum berfungsi optimal. Namun demikian, kondisi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang guna memastikan tingkat kerusakan dan penyebabnya.
Koordinator Kumala menyampaikan bahwa temuan di lapangan perlu ditindaklanjuti secara objektif melalui pemeriksaan teknis yang menyeluruh. Menurutnya, aspek kualitas pembangunan harus menjadi perhatian utama, terutama untuk fasilitas publik yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.
“Perlu ada evaluasi secara menyeluruh agar diketahui secara pasti apakah kerusakan tersebut bersifat teknis, akibat penggunaan, atau faktor lainnya,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk melakukan audit teknis secara independen. Langkah ini dinilai penting guna memastikan seluruh proses pembangunan telah sesuai dengan standar yang berlaku.
Sebagai fasilitas layanan kesehatan, kondisi bangunan rumah sakit dinilai harus memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan bagi pasien maupun tenaga medis. Oleh karena itu, transparansi informasi terkait status bangunan, masa pemeliharaan, serta langkah perbaikan menjadi hal yang diharapkan oleh masyarakat.
Sebagai informasi, rumah sakit daerah umumnya berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dengan sumber pembiayaan pemeliharaan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta pendapatan layanan.
Redaksi telah berupaya menghubungi pihak manajemen RSUD Adjidarmo serta pihak pelaksana proyek untuk memperoleh keterangan resmi. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan yang disampaikan. Redaksi akan memperbarui informasi ini apabila klarifikasi telah diterima.
Pemerintah daerah diharapkan dapat segera memberikan penjelasan kepada publik guna memastikan kondisi bangunan tersebut serta langkah yang akan diambil ke depan. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik, khususnya di sektor kesehatan. (Rusli)
Editor: Benny