Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (kiri) dan Bupati Bogor Rudy Susmanto berikut dengan truk tambang dan komentar netizen. (Foto/RDI)
Kab Bogor TM – Dukungan Bupati Bogor Rudy Susmanto terhadap suara, aspirasi dan keluhan para peserta aksi unjukrasa agar Gubernur KDM (Kang Dedy Mulyadi) dan Pemprov Jawa Barat dapat kembali membuka izin operasional tambang (resmi) mendapat sorotan tajam dan cibiran dari netizen.
Tidak sedikit netizen menyayangkan pemilihan sikap seorang Bupati Bogor yang diduga justeru mengedepankan sisi ‘dampak’ ekonomi ketimbang faktor keselematan, kenyamanan dan kesehatan ekosistem lingkungan dari aktivitas tambang di wilayah Bogor Barat.
Postingan salah satu akun tiktok bernama AcengMuntaqo sangat menyayangkan sikap Bupati Rudy Susmanto yang justeru secara blak-blakan mendukung kembali dibukanya aktivitas tambang (resmi) di wilayah Bogor Bara pada aksi unras AMCRP (Aliansi Masyarakat Cigudeg, Rumpin, Parung Panjang) di Tegar Beriman, Cibinong, pada Senin (4/5/26) kemarin.
“Kembali lagi berdemo agar tambang segera dibuka, dan anehnya, ini malah direspon oleh Bupati Bogor, bahkan Bupati ini mengusulkan kepada KDM agar tambang dibuka kembali. Padahal menurut saya, dampak negatif tambang itu lebih besar daripada dampak positifnya,” ungkap akun video tiktok (vt) AcengMuntaqo dihimpun media ini, Selasa (5/5/26).
AcengMuntaqo dalam vt nya menilai, alasan dampak ekonomi yang dijadikan alasan untuk bisa dibukanya kembali izin tambang tidaklah sebesar akan dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang.
“Bolehlah misalkan dampak positif nya ada masyarakat yang terbantu, karena ekonomi nya bergantung pada tambang. Tapi dampak negatif nya itu jauh lebih besar, menyangkut jangka panjang, jalan cepet rusak, polusi udara dimana-mana, bencana alam, nyawa banyak yang hilang tertindas truk tambang dan itu semua tidak ditanggung pengusaha tambang,” kata dia.
Bahkan, akun dengan 2000 lebih like dan sekitar 655 komentar itu juga berani berkeyakinan bahwa sebagian besar masyarakat Kabupaten Bogor justeru setuju terhadap kebijakan penutupan operasional tambang oleh Gubernur KDM di wilayah Bogor Barat.
“Dan kalau kita berbicara adu voting ya, banyak masyarakat itu yang mendukung kalau tambang itu ditutup, 70%. Sehingga, yang tidak mendukung tambang tidak ditutup hanya 25%. Berarti, para pendemo ini hanya mewakili 25% dari masyarakat, hanya 25% saja,” cetusnya.
Suara lantang yang dilontarkan oleh AcengMuntaqo pada video tiktoknya cukup dibanjiri dukungan terhadap penutupan aktivitas pertambangan, dan menyayangkan sikap dukungan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto yang malah ingin tambang dibuka kembali.
Akun JJFILM menuliskan komentar cukup pedas dengan kata-kata, “Kalau Bupati yg cerdas dan pro rakyat, segarusnya dukung program KDM”. Bahkan, akun bernama BiruMalam menuliskan, “Pinteran abang ini daripada Bupati”. Serta ada pandangan cukup bijak disampaikan oleh akun bernama uripe yang menyatakan, “Tambang yg diuntungkan segelintir orang, tapi kalau terjadi bencana, yg kena semua orang”.
Terlepas dari banyaknya komentar yang setuju akan tambang tetap ditutup, terdapat juga akun tiktok yang memberikan dukungan akan keputusan Bupati Rudy Susmanto mendorong Gubernur KDM kembali membuka operasional tambang di Bogor Barat. (RDI)