Saturday, March 2, 2024
spot_img
HomeUtamaAbah Hadi: Survey Tidak Bisa Giring Opini Publik, Karena Kedewasaan Masyarakat...

Abah Hadi: Survey Tidak Bisa Giring Opini Publik, Karena Kedewasaan Masyarakat Indonesia (Pemilih) Saat ini lebih Cerdas

TM Jakarta – Dirillisnya hasil survey dari Denny JA yang menunjukkan posisi Ganjar-Mahfud berada dalam urutan ketiga dibawah dari Prabowo-Gibran (urutan teratas) dan Anies-Muhaimin (diurutan kedua) ditanggapi dengan santai oleh Ketua Relawan SOLNAS-GPP Abah Hadi Purwanto, SH.,MH.
“Iya itukan analisa yang sampling surveynya pun diduga tidak mewakili setengah kandidat pemilih yang telah terdaftar sebagai DPT Pemilu 2024. Dan, hasil dari setiap lembaga survey yang telah begitu gencar dipertontonkan belakangan ini pun saya rasa bukanlah sebagai tolak ukur penilaian hasil akhir dari Pilpres 2024 mendatang,” ujarnya saat dihubungi media ini, Senin (1/1/2024).
“survei terundikasi ada kepentinga politik ada juga indepent dan saya memilih survei kang deni ada kepentinga sehingga mengorbankan salah satu pasang untuk mempengaruhi pemilih. Rakyat sudah punya pilihan tanpa survei, kalau dulu 10 tahun yang lalu survei 50 % buat tolak ukur sekarang saya pribadi menilai survei bisa mempengaruhi hak pilih 5 % karena masyarakat surivei bukan indoven lagi,” terangnya.
Abah Hadi juga menegaskan, fenomena gencar dan maraknya berbagai lembaga survey yang telah merilis hasil kajiannya tersebut tidak sama sekali mengurangi gerakan relawan angin yang dikatakan oleh dia menjadi jurus jitu untuk bisa mengajak calon pemilih dapat memilih paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.
“Ketimbang kami harus ter-eksploitasi dengan berbagai kajian yang telah dituangkan oleh berbagai lembaga survey, kami SOLNAS-GPP lebih memilih untuk menjalankan komitmen untuk memenangkan Ganjar-Mahfud dengan lebih persuasif mendekatkan diri, serta lebih melebur secara langsung kepada masyarkat para calon pemilih,” sebutnya.
Hingga memasuki diawal Tahun 2024 ini, sebagai salah satu basis relawan militan pasangan calon Ganjar-Mahfud, SOLNAS-GPP menurut Abah Hadi tetap optimis dapat ikut berperan dalam memenangkan paslon nomor urut 3 itu di Pilpres 2024.
“Kami (SOLNAS-GPP) ataupun saya pribadi memang tidak tergabung dalam struk TPN (Tim Pemenangan Nasional), namun semangat kami untuk memenangkan Ganjar-Mahfud tetap hingga hari ini kami jalankan baik dari unsur DPP maupun relawan daerah,” tegasnya.
“Bukan kami alergi dengan lembaga survey, tapi kami menilai ada indikasi campur tangan atau bersifat kurang independen lah tepatnya dari oknum, yang melalui peran dari lembaga survey yang bertujuan untuk semata-mata menaikan elektabilitas dari paslon unggulannya dan menjatuhkan sejatuh-jatuhnya paslon yang menjadi kompetitor. Dan saya pastikan cara-cara seperti itu tidaklah akan menghentikan langkah Ganjar-Mahfud untuk bisa menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2024 mendatang,” pungkasnya. 
Untuk diketahui, pada Jumat (29/12) lalu Lembaga Survey Indonesia (LSI) Denny JA merilis elektabilitas Capres-Cawapres di akhir Tahun 2023. Berikut hasil survei LSI Denny JA: – Prabowo-Gibran 43,3% – Anies-Cak Imin 25,3% – Ganjar-Mahfud 22,9% – Suara tidak sah 0,6% – Tidak jawab/tidak tahu 7,9%. (Rendy)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here