Carsa menambahkan, jika memang masih tidak ada tanggapan, pihaknya tidak segan-segan akan menutup TPA Burangkeng yang merupakan aset vital tempat pembuangan akhir seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.
Komunitas Prabu Peduli Lingkungan berharap pemerintah daerah segera merespons tuntutan mereka dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Bekasi. “Ini bukan hanya masalah lingkungan, tapi juga menyangkut kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Carsa.