Kondisi Turab Penahan Tanah di area belakang SDN Sadeng 01 Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. (Foto/RDI)
TM Kab Bogor – Kondisi Turab Penahan Tanah (TPT) di SD Negeri Sadeng 01 Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mendadak menjadi sorotan dari kegiatan sosial control yang dilakukan oleh awak media TabloidMantap Group, pada Kamis (27/12/24) serta Senin (30/12/24).
Dengan didampingi oleh pihak penjaga sekolah, awak media diperkenankan untuk bisa melihat secara dekat kondisi TPT yang diduga kuat dibuat tidak dengan menggunakan pondasi galian.
“Itu TPT apa dibenarkan pemasangannya seperti itu kang ? Tidak dibuat galian pondasi saat pemasangan, dan malah pakai pondasi sisa dari longsoran. Jadi pembuatan TPT kemarin yang saya lihat itu dipasang dengan batu baru diatas galian pondasi yang sisa dari longsoran,” ujar Sarwan, pihak penjaga sekolah yang tidak berkeberatan pernyataannya didokumentasikan, pada Kamis (27/12/24).
Penjaga sekolah yang mengatakan dengan yakin mengetahui proses pengerjaan TPT yang diduga tanpa dibuat galian pondasi baru itu pun mengatakan telah menginformasikan kepada pihak Kepala Sekolah akan hasil dari kerjaan TPT yang dilansir dari LPSE diketahui merupakan proyek Pengadaan Langsung (PL) dengan Pagu Rp. 191.842.320,73 Penyedia Jasa (Pemborong) oleh CV. patra laksana dengan pihak Konsultan pengawas CV. LIM GROUP.
“Kepsek sudah tau pak. Dan silahkan bapak sendiri tanya respon nya, karena seingat saya dulu Ibu Kepsek pernah bilang akan mengadukan soal ini ke pihak dinas,” sebut dia.
Penjaga sekolah juga menjelaskan, kegiatan pekerjaan diketahui rampung sekira hari Kamis (19/12/24) lalu, dimana dikatakan oleh dia selesainya kegiatan pekerjaan pun diketahui tanpa ada pemberitahuan.
“Selesai seingat saya Kamis minggu kemarin, karena jumat sudah tidak ada kegiatan. Itu juga ngga bilang, tau tau udah ga ada yang kerja aja di jumatnya,” cetusnya.





