Friday, April 10, 2026
spot_img
HomeMetropolitanSerukan Adanya Pembersihan Praktek Dugaan 'Tikus Proyek' Dilingkup ULP/BJ, Koalisi Aksi Indonesia...

Serukan Adanya Pembersihan Praktek Dugaan ‘Tikus Proyek’ Dilingkup ULP/BJ, Koalisi Aksi Indonesia Anti Korupsi Gelar Aksi

advertisment
Google search engine
advertisment
Google search engine
TM Kab Bogor – Puluhan masa aksi dari Koalisi Indonesia Anti Korupsi (KOSASI) mengelar demonstrasi di depan gedung Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa (ULP-BJ) yang berada di komplek pemerintahan Kabupaten Bogor pada Kamis (28/8/25).
Demo yang dibarengi dengan aksi pembakaran ban dimaksudkan untuk menyuarakan adanya dugaan praktek persengkokolan jahat kearah Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) hingan oknum tikus proyek dalam proses penentuan pemenang tender di lingkup pemerintahan Kabupaten Bogor.

Wahid selaku koordinator aksi dalam orasinya menyerukan betapa pentingnya perhatian serius dari Bupati Bogor dan jajaran dapar mengaudit berbagai proses lelang yang telah dilakukan guna memastikan kesesuaian prosedur, dan termasuk mengevaluasi Kepala ULP/BJ.
“Hari ini kami berunjukrasa atasnama rakyat Kabupaten Bogor yang ingin menyuarakan terhadap adanya dugaan praktek persekongkolan jahat mengarah ke tindakpidana KKN di lingkup ULP/BJ. Kami pun berharap saudara Yunus selaku ketua ULP/BJ untuk menemui kami peserta aksi untuk mengklarifikasi disini,” ujar Wahid dalam orasinya.
Dengan keras dan lantang diiringi berbagai banner aksi bertuliskan’kantor ulp ditutup banyak tikus’ para orator lain dengan seruan hampir senada menyerukan adanya jiwa kepemimpinan dari seorang Kepala ULP/BJ untuk bisa mengklarifikasi berbagai tudingan yang disuarakan pada unras yang dikawal oleh gabungan personel Polisi dan Pol PP itu.
“Dari berbagai data yang kami miliki dan dapat kita pertanggungjawakan, Yunus ini diduga kuat telah menjalankan kegiatan persekongkolan jahat pada proses pemenangan tander proyek yang memicu kekhawatiran terhadap hasil kegiatan proyek di beberapa titik di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar peserta orator lain.
Dengan mengedepankan kepentingan untuk memenangkan tander kepada perusahaan yang dekat dengan dia, Yunus telah merusak citra positif yang dibangun oleh Bupati. Dan kami berharap Bupati Bogor segera mencopot Yunus dari jabatanya,” sambungnya.
Tidak kunjung hadirnya Kepala ULP/BJ untuk menemui dan memenuhi tuntutan para demonstran, akhirnya aksi dorong-dorongan antara peserta aksi dengan petugas tidak dapat terhindarkan didepan pagar pintu masuk ULP/BJ, yang mana dipenghujung perdebatan, perwakilan peserta aksi berhasil diijinkan untuk masuk dan menyampaikan rilis resmi aksi demonstrasi didepan pintu masuk gedung perwakilan ULP/BJ Kabupaten Bogor. (RDI)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

You cannot copy content of this page