TM Lebak,- diduga tidak mengindahkan larangan, sekolah menengah kejurauan SMKN 1 Rangkasbitung tetap melaksanakan kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang bertempat di gedung serba gunana LA TANSA HALL rangkasbitung, Rabu 22/05/2024.
Sebelumnya dinas pendidikan provinsi banten telah mengedarkan surat himbauan atau pemeberitahuan larangan kegiatan perpisahan siswa siswi SMA – SMK Se-provinsi Banten yang langsung di tanda tangani oleh kepala dinas tertanggal 22 januari 2024.

Acara yang berlangsung meriah yang di hadiri oleh seluruh siswa yang berjumlah kurang lebih 454 siswa Smkn 1 rangkasbitung dari seluruh kejuruan yang ada di sekolah.
Di lokasi perpisahan Orang tua siswa yang enggan di sebutkan namanya mengakatakan kepada awak media, mengatakan bahwa biaya untuk perpisahan tersebut sebesar Rp. 280 ribu.
Acara ini sudah di persiapkan dan di beritahukan kepada siswa sebulan sebulumnya dengan biaya yang di beritahukan sebelumnya oleh pihak sekolah. Katanya.
“Kalau tidak salah sebulan sebelum sudah ada pemeberitahuan kalau akan ada kegiatan perpisahan sekolah”.
Saat di konfirmasi awak media melalui pesan singkat whatsApp, kepala sekolah SMKN 1 Rangkasbitung “Sukarno” mengatakan, Sekolah jugu sudah buat larangan kalau memang anak anak melakukan itu, saya tidak mengeluarkan memo sedikit pun apalagi surat untuk melaksanakan kegiatan.
silahkan konfirmasi ke anak anak saja katanya sebagai panitia, atau ke orang tua siswa saja di masing masing konsentrasi keahliannya. Ungkapnya
Sementara itu Wakil kepala bidang kesiswaan SMKN 1 Rangkasbitung “Otong hidayat, M.Pd. saya tidak tau, kalau acara perpisahan tersebut. karena sudah ada panitinya dari siswanya, kilahnya

terpisah sekjen lembaga Banten transparansi independen (BSPI) jajang, sangat di sayangkan bahwa surat edaran yang di edarkan dinas pendidikan provinsi banten yang langsung di tanda tangani oleh kepala dinas tertanggal 22 januari 2024.
kami menduga bahwa acara ini sudah di persiapkan, mengingat acara tersebut sangat meriah dan mewah. Seharusnya pihak sekolah mingikuti himbauan yang telah di edarkan oleh dinas pendidikan provinsi Banten.
Pasalnya, belum juga 40 hari siswa yang meninggal tenggelam, harusnya pihak sekolah tidak mengadakan acara besar seperti ini karena masih dalam keadaan berkabung.
hal ini menjadi perhatian agar pihak dinas pendidikan privinsi Banten dan KCD pendidikan kabupaten Lebak. Agar segera memanggil dan mengevaluasi pihak pihak yang terlibat dalam acara perpisahan yang kita lihat sangat mewah dengan anggaran yang cukup besar.
lebih lanjut bilamana pihak dinas pendidikan provinsi banten melalui KCD Kab.Lebak tidak ada tindakan yang tegas, kami akan melayangkan surat ke kementrian pendidikan dan kebudayaan republik indonesia, Pungkasnya (Tim)
benar tuh bang
sudah bertanya ke peserta perpisahan (siswa)???
Sudah konfirmasi ke orang tua siswa?
Kalau isinya gini sih dijamin belum konfirmasi ke yg punya acara, yaitu siswa kelas 12..
Daaannn..jika harus dibaca lagiii surat edaran dari dinas, TIDAK ADA LARANGAN SECARA LANGSUNG KEGIATAN PERPISAHAN, HANYA TIDAK BERSIFAT WAAAAJIIIBB..JIKA MAU DIADAKAN HARUS MUSYAWARAH DENGAN ORANGTUA DAN KOMITE SEKOLAH.
HADEEHH..ADA2 AJAA INI BERITA
Ini adalah moment penting dalam perjalanan hidup kami menuju masa depan hari ini akan kami rindukan dimasa yang akan datang. Ini akan menjadi kenangan bagi kami di hari tua nanti. tolong di fahami perasaan dan keinginan kami, Kegiatan seperti ini sudah menjadi tradisi yang berlangsung lama, saya sering mendengar ibu bapak saya bercerita bagaimana mereka mengenang acara perpisahan sekolan mereka selalu menyebutnya NOSTALGIA. Sayapun ingin punya NOSTALGIA adapun untuk biaya 280 rb tidak terlalu memberatkan orang tua kami. mudah-mudahan juga buat semua orang tua yang lain, terimakasih untuk semua orang tua kami yang telah mendukung dan juga buat seluruh Panitia yang sudah mensukseskan acara ini.
Sudah jelas perpisahan itu bukan dilarang tapi tidak diwajibkan dan itupun atas persetujuan ijin wali murid. Dalam hal ini Sekolah tidak salah. Seharusnya suruh baca lagi ini yang buat berita.
Sedangkan dalam waktu yang bersamaan di sekolah negeri yang lain juga mengadakan perpisahan yang sama. Ini harus Literasi membaca yang baik. Agar tidak menjadi bias
sma dua 400 ribu pak wkwk