Gambar ilustrasi tes dari wabah Leptospirotis. (Foto/Dok.Ist)
TM Bogor – Telah mewabahnya suspek Leptospirotis diberbagai daerah cukup mengkhawatirkan. Dilansir dari berbagai informasi yang berkembang menyebutkan bahwa, penyakit yang ditimbulkan dari urine dan tinja binatang tikus itu tergolong menjadi suspek pemicu kematian.
Pentingnya mewaspadai akan adanya wabah Leptospirotis mengundang perhatian dari media ini untuk mengetahui update kasus Leptospirotis di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dari hasil konfirmasi yang dilakukan media ini kepada Plt Kepala Dinas (Kadinkes) Kabupaten Bogor, dr Agus Fauzi yang menginformasikan terdapat 1 kasus suspect namun belum bisa dipastikan prihal belum melakukan/menjalankan tes PCR (Polymerase Chain Reaction).
“Dikita ngga ada wabah lepto. Tahun 2023 ada 2 ks (kasus-red) konfirm pcr (Polymerase Chain Reaction-red). Tahun ini 1 suspek/blm pcr,” ungkap dr Agus Fauzi Plt Kadinkes Kab Bogor melalui pesan whatsaap pribadinya, Kamis (15/8/24).
Namun, karena ada kendala komunikasi lebihlanjut dengan Plt Kadis, media ini pun masih belum bisa mengupas 1 kasus yang dimaksud apakah telah dinyatakan positif atau sebaliknya, dan terdapat di wilayah mana.
Info Penulis
BagikanPages: 1 2