
TM PRINGSEWU — Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar Seminar Nasional Keayahan dalam rangka Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke-33 Kabupaten Pringsewu Tahun 2026, Senin, 8 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital saat ini. Peringatan Harganas ke-33 yang diperingati setiap 29 Juni juga menjadi pengingat pentingnya keluarga dalam membentuk generasi yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas dalam sambutannya menyampaikan bahwa keluarga merupakan pondasi utama pembangunan suatu bangsa. Menurutnya, peran ayah tidak hanya sebatas pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, teladan, serta figur emosional yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak.
“Melalui Gerakan Keayahan atau Gerakan Ayah Teladan Indonesia ini, kita ingin menegaskan kembali pentingnya keterlibatan ayah secara aktif dalam pengasuhan anak, pendampingan tumbuh kembang, serta penguatan karakter keluarga,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, kehadiran ayah yang hangat, peduli, dan bertanggung jawab akan sangat menentukan kualitas generasi masa depan. Gerakan ini juga sejalan dengan program pembangunan keluarga yang dijalankan BKKBN, terutama dalam memperkuat ketahanan keluarga, menurunkan angka stunting, dan mewujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas.
Bupati Pringsewu juga menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Ayah Secancanan atas inisiasi gerakan tersebut. Menurutnya, pembangunan keluarga merupakan bagian penting dari ketahanan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga.
Melalui seminar ini, Bupati berharap pemahaman tentang peran strategis ayah dalam keluarga semakin meningkat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak, memperkuat sinergi lintas sektor, serta menumbuhkan figur Ayah Teladan Indonesia di tengah masyarakat.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu dan pengalaman dari para narasumber, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari di keluarga masing-masing,” katanya.
Seminar Nasional Keayahan ini menghadirkan narasumber dari Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung serta Tim Pakar/Konselor dari Lingkar Ayah Indonesia, Rizki Tajuddin. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Pringsewu, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, perangkat daerah, komunitas ayah, pendidik, tokoh pemuda, panitia pelaksana, dan peserta seminar.
Bupati berharap kegiatan ini membawa manfaat besar bagi keluarga dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi sehat, unggul, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Pringsewu MAKMUR menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045. (Diki)

