Kapolres Cirebon kota.AKBPEko Iskandar SH.SIK.MH. Saat gelar Konferensi perspengungkapan kasuspencurian kendaraan bermotor Jumat(05/6/2026))Di Mapolres Ciko.
a
TM,Kota Cirebon-.Upaya Pengungkapan Kasus Pencurian kendaraan bermotor kembali membuahkan hasil setelah pada Jumat (05/06/2026) Sekitar pukul 16,30 WIB Polres Cirebon Kota Menggelar Konferensi pers terkait keberhasilan membongkar jaringan penadahan dan distribusi sepeda motor hasil curian yang beroperasi lintas propinsi dengan tujuan akhir wilayah pulau Sumatera.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar,S.H.,S.I.K.M.Si., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan penyelidikan dari Laporan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah hukum polres Cirebon Kota.Dalam kasus ini,petugas berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial MR, Laki -Laki,39 tahun,warga kabupaten Cirebon,yang diduga berperan sebagai penadah sekaligus distributor kendaraan hasil tindak pidana.
Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa sepeda motor yang yang di tampung oleh pelaku merupakan kendaraan hasil dari berbagai wilayah wilayah Cirebon. dan belum sempat dipasarkan ke daerah tujuan. Puluhan kendaraan tersebut menjadi barang bukti penting sekaligus memberikan harapan bagi para korban untuk mendapatkan kembali kendaraan miliknya.
Selain kendaraan bermotor, polisi juga menyita berbagai barang bukti lain yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kejahatan tersebut, di antaranya puluhan dokumen kendaraan yang diduga palsu, sejumlah anak kunci kendaraan, alat yang diduga digunakan untuk membuka rumah kunci sepeda motor, serta barang bukti elektronik yang berkaitan dengan aktivitas pelaku.
Keberhasilan mengungkap jaringan ini menunjukkan bahwa kasus curanmor tidak hanya melibatkan pelaku pencurian di lapangan, tetapi juga jaringan penadah yang berperan penting dalam menampung, menyamarkan identitas, dan mendistribusikan kendaraan hasil kejahatan ke berbagai daerah. Karena itu, pengungkapan terhadap jaringan penadah menjadi langkah strategis untuk memutus rantai kejahatan kendaraan bermotor.
Polres Cirebon Kota masih terus melakukan pengembangan guna menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut, termasuk pihak yang memasok kendaraan hasil curian maupun pihak yang diduga menerima kendaraan di daerah tujuan. Pengembangan dilakukan agar seluruh rangkaian jaringan dapat diungkap secara menyeluruh.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga kendaraan pribadi serta tidak membeli kendaraan bermotor tanpa dokumen yang sah dan jelas asal-usulnya.
“Pengungkapan ini menunjukkan bahwa kendaraan hasil curian dari wilayah Cirebon dapat berpindah ke daerah lain melalui jaringan penadah. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan pengaman tambahan pada kendaraan, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta memastikan legalitas kendaraan sebelum melakukan transaksi jual beli agar tidak ikut terlibat dalam tindak pidana penadahan,” ujarnya.(mahmud).

