TM LEBAK – Puluhan pekerja asal Kota Palembang yang mendapatkan proyek jasa penggali tanah untuk tanam kabel fiber optik mengeluh lantaran upah yang akan mereka terima tidak sesuai dengan harapan atau meleset dari awal komitmen.
Seperti dikatakan Hendi, saat ditemui oleh awak media, yang sedang menggali tanah untuk tanam fiber optik tersebut, di Wilayah jalan lintas Provinsi Banten.
“Kedalamnya 1 meter, untuk tanam fiber optik jenis kabel (Telkom), dan soal pekerjaan dari jembatan perbatasan Kabupaten Lebak, tepatnya di Daerah Kecamatan Cilograng sampai ke Wilayah Bayah.
Kami asal dari Kota Palembang sebayak 25 pekerja sebenarnya merasa terjebak atau kecewa atas upah yang kami akan terima, karena tidak sesuai dengan perjanjian awal sebelum berangkat kesini.