TMBekasi- Ditengah berbagai dinamika yang sedang melanda internal organisasi, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi justru kembali menunjukkan taringnya. Dalam Kejuaraan Menembak yang digelar oleh Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan (Pusrehab Kemhan) pada Selasa 17 sampai dengan 18 Juni 2025 kemarin di Lapangan Tembak Senayan Jakarta, lagi- lagi para atlet NPCI Kabupaten Bekasi sukses mengukir prestasi gemilang.
Tidak tanggung-tanggung, mereka memborong dengan total 3 medali emas dan 1 medali perak, hal ini sebuah pencapaian yang kian memperkokoh posisi NPCI Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kekuatan utama di kancah olahraga disabilitas nasional.
Berikut daftar para peraih mendali:
* Rohani: 1 Emas – Women’s Air Rifle 10M Standing SH1
* Muhammad Hilman: 2 Emas – Men’s Air Rifle 10M Standing SH1 & Air Rifle 10M Prone SH1
* Nur Handayani: 1 Perak – Women’s Air Rifle 10M Standing SH2
Prestasi ini sekaligus membuktikan komitmen NPCI Kabupaten Bekasi dalam mencetak atlet-atlet berprestasi, sekalipun menghadapi situasi internal yang tak mudah.
“Di tengah hiruk-pikuk yang terjadi di organisasi, kami tetap fokus pada satu hal yaitu prestasi,” tegas Ketua NPCI Kabupaten Bekasi, Kardi Leo.
Ia menambahkan, “Saya selalu tekankan kepada para atlet, tetap fokus pada cita-cita besar NPCI, target kami jelas, mengembalikan status Juara Umum di ajang Peparda mendatang.” Jelasnya kepada awak media , Rabu (18/06/2025).
Sementara itu, Muhammad Hilman, peraih dua emas yang juga merupakan atlet Papernas Solo 2024 sekaligus bagian dari Pelatnas Asian Paralympic, turut menegaskan sikapnya.
“Kami ini atlet, tugas kami cuma satu yaitu meraih prestasi. Kami tidak mau terlibat dalam hal-hal di luar itu,” ujarnya dengan mantap.
Ucapan senada diucapkan pelatih menembak NPCI Kabupaten Bekasi, Ja’far, menyebut raihan emas dan perak ini menjadi suntikan semangat menjelang PEPARDA 2026 di Indramayu. “Hasil ini memotivasi seluruh atlet kami, apalagi beberapa atlet sudah bersiap menjalani pemusatan latihan di Solo sebagai persiapan menuju Asian Paralympic di Thailand akhir tahun ini,” pungkasnya.
“Keberhasilan para atlet ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen, disiplin dan fokus tetap menjadi kunci keberhasilan, bahkan di tengah badai tantangan sekalipun”, tambahnya. (Surya)
